Kedepankan Persaudaraan, La Ode Mohitu: KKST Rawat Silaturahmi Juga Perkenalkan Budaya Sultra di Papua

Harianpublik.id – Anggota Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara (KKST), Provinsi Papua periode tahun 2021-2026 mencapai 40 ribu orang. Hal ini mendorong paguyuban yang diketuai oleh La Ode Mohitu ini untuk selalu mengedepankan persaudaraan.

Menurut Mohitu, KKST di dalamnya ada kerukunan keluargaTolaki, Muna, Buton Tengah, Buton Selatan dan lain-lain, semua yang ada di Sultra.

“Manfaat keberadaan KKST ini, masyarakat bisa saling mengenal satu sama lain bisa saling silahturahim, bisa saling membantu. Intinya dengan adanya KKST Papua segala urusan yang tidak bisa dilakukan oleh masyarakat KKST bisa lakukan,” katanya saat dihubungi via WhatsApp, Senin (13/06/22).

“Masyarakat sangat terbantu dengan hadirnya KKST, setiap permasalahan yang menimpa warga Sultra maka KKST selalu di depan,” sambung pria yang akrab disapa Ode ini.

Anggota DPRD Kota Jayapura ini juga menyebut, KKST tidak hanya mempererat tali persaudaraan di daerah rantau, tetapi juga memperkenalkan budaya Sultra.

“Kami juga di sini selalu memperkenalkan budaya-budaya Sultra di Papua,” terangnya.

Anggota Komisi A DPRD Kota Jayapura juga ini menambahkan, banyak tamu yang datang ke Papua untuk mengikuti event besar disambut oleh KKST.

“Saya ambil contoh kemarin ketika PON di Papua, KKST ikut mengambil bagian untuk membantu atlet dari Sultra,” jelas Mohitu.

Saat ini, dari 29 kabupaten dan kota di Provinsi Papua, KKST sudah terbentuk di 20 daerah.

“Kemarin baru saya lantik Ketua KKST Kabupaten Sarmi. Sudah terbentuk di 20 daerah, dari 29 kabupaten/kota. Untuk jumlah keseluruhan kabupaten/kota kami belum selesai data. Kurang lebih 40 ribu,” tukas putra kelahiran Muna ini. (**)

Penulis: Manto

Komentar