Motif Dendam, Warga Sinaulu Jaya Konkep Dikeroyok di Acara Lulo

Harianpublik.id,Konawe Kepulauan – Seorang warga Desa Sinaulu Jaya Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) Risno (20) menjadi korban pengeroyokan dua orang pria di tempat acara lulo.

Insiden itu terjadi di Desa Sainoa Indah Kecamatan Wawonii Tenggara pada Kamis, 21 Desember 2023 sekitar pukul 23.00 Wita.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Waworete IPDA Agus Salim, membenarkan peristiwa naas tersebut, dirinya mengatakan kedua pelaku melakukan pengeroyokan dengan motif dendam kepada korban kedua pelaku adalah H (21) dan R (26). Kini telah diamankan pihak kepolisian.

“Kedua pelaku saat ini kami titip di tahanan Polresta Kota Kendari, selanjutnya akan dilakukan langkah-langkah hukum. Adapun H merupakan warga Desa Nambo Jaya sementara R warga Desa Sainoa Indah,” beber Agus Salim.

Eks. Subbag Dumasanwas Itwasda Polda Sultra itu mengungkapkan kronologis peristiwa pengeroyokan itu, bermula pada 21 Desember sekitar pukul 22.45 Wita korban Risno tiba di Desa Sainoa Indah dalam rangka menghadiri acara lulo.

“Pada saat korban masih berada di pinggir jalan di depan masjid Desa Sainoa Indah, korban bertemu dengan La Jisi dan sempat berbincang-bincang sebentar. Sekitar pukul 23.00 Wita, tiba-tiba datang pelaku H dari arah belakang korban kemudian langsung memukul belakang kepala korban sebanyak satu kali. Setelah itu pelaku melarikan diri,” jelasnya

Usai dipukul, korban meminta tolong kepada La Jisi untuk mengamankan diri dari tempat kejadian. Lalu kemudian korban dirangkul dibawa pergi dari tempat kejadian.

“Pada saat korban dan La Jisi sementara berjalan belum jauh dari tempat kejadian, pelaku H kembali datang bersama rekannya R. Kemudian langsung memukuli korban berkali-kali secara bersama-sama dengan menggunakan tangan dan kaki sehingga mengenai bagian kepala, wajah dan badan korban sampai akhirnya korban terjatuh di tanah,” bebernya.

“Untuk korban sendiri sesuai dengan pemeriksaan mengalami benjol-benjol pada area kepala dan wajah,” pungkas IPDA Agus Salim.

Berdasarkan peristiwa tersebut, kedua pelaku di jerat Pasal 170 KUHP subsider pasal 351 dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (**)

Penulis: Muamar

Komentar