PDIP Pecat Budiman Sudjatmiko Usai Dukung Prabowo, Adian Napitupulu: Demi Masa Depan Partai

Harianpublik.id,Kendari – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah memecat seorang kader tulennya, Budiman Sudjatmiko. Pemecatan itu dilakukan karena Budiman sudah tidak searah lagi dengan partai.

Diketahui belum lama ini, Budiman Sudjatmiko menyamapikan dukungannya dalam memenangkan Prabowo Subianto sebagai Presiden pada Pemuli 2024 mendatang.

Pernyataan tersebut tentunya tidak sesuai dengan keputusan partai yang mengusung kadernya sendiri, Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres) PDIP.

Budiman merupakan seorang karder PDIP tulen bahkan dia merupakan aktivis 1998 yang sangat dikenal dengan pemikiran kritisnya.

Kader PDIP Adian Napitupulu yang juga pendiri Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) mengatakan, keputusan yang diambil telah melalui pertimbangan logis untuk masa depan partai.

“Kalau pemecatan Budiman saya yakin partai punya pertimbangan yang logis, baik untuk hari ini maupun sebagai investasi kedisiplinan di masa depan,” ucapnya, pada Minggu (27/8/2023) kemarin.

Pemecatan dilakukan agar tujuan dari partai politik tetap searah, sebab menurutnya ini merupakan organisasi yang terpimpin. Sehingga sulit bila mempertahankan orang yang tidak lagi searah.

Untuk itu, Budiman saat ini tidak lagi menjadi salah satu kader PDIP, sehingga ia harus menanggung resiko dari keputusannya tersebut dan belajar menghormati keputusan partai.

“Banyak teman-teman di luar partai yang kecewa dengan keputusan Budiman. Salah satunya waktu acara memperingati 60 tahun usia Wiji Thukul. Itu ada ratusan orang yang menggunakan kaos “orang baik tidak memilih penculik”. Menurut saya itu merupakan kebangkitan dari kekecewaan mereka,” pungkas Adian Napitupulu. (Red)

Komentar