Harianpublik.id,Kendari – Pemerintah Kabupaten Bombana terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan informasi publik yang berkualitas dan transparan. Hal ini ditandai dengan keikutsertaan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bombana, Ir. Muhammad Siarah, M.Si, dalam Rapat Sinergitas Komisi Informasi Provinsi Sulawesi Tenggara bersama PPID se-Sulawesi Tenggara, pada Selasa (14/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Zahrah Syariah, Kota Kendari tersebut menjadi forum strategis dalam memperkuat peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., saat membuka kegiatan menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan kunci dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, partisipatif, dan akuntabel.
Menurutnya, PPID memiliki peran vital dalam memastikan masyarakat memperoleh akses informasi yang cepat, tepat, dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
Mengusung tema “Sinergi dalam Harmoni Menuju Sulawesi Tenggara yang Informatif”, kegiatan ini diisi dengan pemaparan materi terkait penguatan kelembagaan PPID, standar layanan informasi publik, hingga strategi menghadapi sengketa informasi. Selain itu, forum ini juga menjadi ruang diskusi interaktif antar peserta untuk saling berbagi pengalaman dan praktik terbaik.
Kepala Dinas Kominfo Bombana, Muhammad Siarah, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan PPID di daerah.
“Kami terus berupaya memperkuat kualitas layanan informasi publik, baik melalui peningkatan kapasitas SDM maupun optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bombana berkomitmen untuk mempertahankan bahkan meningkatkan capaian sebagai daerah dengan kategori Informatif di tingkat kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara.
“Capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah dengan dukungan penuh pimpinan daerah. Ke depan, kami akan terus memperkuat koordinasi serta meningkatkan pemahaman terhadap Self Assessment Questionnaire (SAQ) guna mendorong kepatuhan keterbukaan informasi publik,” tambahnya.
Melalui keikutsertaan dalam forum ini, Kominfo Bombana optimistis mampu terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat, sekaligus memperkuat implementasi keterbukaan informasi publik demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. (**)
Reporter: Ismi Azizah













Komentar