Diduga Ada Puluhan Pemilih Siluman Masuk DPT, KPU Wakatobi Didemo

HarianPublik.id,Wakatobi – Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Barisa Rakyat Oposisi Wakatobi menggelar unjuk rasa di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wakatobi, pada Selasa (29/10/2024).

Kedatangan massa aksi itu untuk mempertanyakan dugaan adanya 45 nama yang ada di Daftar Pemilih Tetap (DPT) tidak ada di Desa Waelumu Kecamatan Wangi-wangi, Kabupaten Wakatobi.

Rojik Arifin dalam orasinya menyampaikan bahwa berdasarkan hasil verifikasi KPU Kabupaten Wakatobi, jumlah DPT yang ada di desa tersebut sebanyak 960 orang wajib pilih namun berdasarkan hasil investigasi muncul 45 nama yang diduga tidak ada di desa tersebut.

“Hal ini tentunya menjadi pertanyaan besar bagi kami masyarakat Wakatobi, untuk kinerja KPU Kabupaten Wakatobi, sehingga kami menduga jangan sampai mereka ini adalah pemilih siluman yang ingin melakukan pembengkakan suara DPT di Pilkada Wakatobi 2024,” ucapnya, Selasa (29/10).

Sebagai putra daerah, Rojik tidak menginginkan adanya kecurangan dalam proses pemilihan kepala daerah di Kabupaten Wakatobi

“Jangan coba-coba melakukan permainan atau tendensi kecurangan dalam Pilkada 2024 di Wakatobi. Sebab itu adalah penghianatan terhadap konstitusi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tegasnya.

Oleh karena itu, dia kembali menegaskan, palam proses pemungutan suara nanti pihaknya akan mengawal dan mengontrol seluruh DPT dan tempat pemungutan suara yang ada.

“Ingat jangan coba coba melakukan kecurangan. Kami akan melakukan verifikasi pada tiap TPS pada pilkada yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024 nanti,” tambahnya.

Ia meminta kepada KPU Wakatobi sebagai penyelenggara agar netral pada Pilkada Wakatobi 2024.

“Hari ini kami datang dengan keseriusan agar kinerja KPU Wakatobi bersih sehingga melahirkan pemimpin yang jujur dan adil, yang lahir dari sebuah pemilihan tampa kecurangan,” pungkas Rojik. (**)

Penulis: Nur Akbar

Komentar