HarianPublik.id,Kendari – Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Sulawesi Tenggara (Sultra) sukses mengawal penyembelihan sebanyak 25 ekor sapi dalam program Kurban Asik Tanpa Sampah Plastik, pada Hari Raya Idul Adha tahun 2024.
Dompet Dhuafa membentang kebaikan kurban hingga ke pelosok Indonesia melalui Program Tebar Hewan Kurban (THK) yang sampai ke Kabupaten Buton Tengah (Buteng).
Perwakilan Dompet Dhuafa Sulta yang juga sebagai Koordinator DDV, Hasfil mengatakan bahwa Dompet Dhuafa Sulawesi Tenggara tidak hanya mendistribusikan hewan kurban di Kota akendari dan sekitarnya, namun turut mendistribusikan di beberapa daerah di Sultra salah satunya Kabupaten Buton Tengah.
“Iya, untuk Buton Tengah telah mendistribusikan 25 ekor sapi yang dikoordinir Dompet Dhuafa Volunteer Sulawesi Tenggara,” ujar Hasfil, pada Jumat (21/6/2024).
Hasfil menjelaskan, sebanyak 25 ekor sapi diberikan kepada masyarakat di tujuh kelurahan dan desa. Adapun perinciannya, yakni empat ekor sapi di Kelurahan Watolo, satu ekor Desa Desa Napa, tiga ekor Desa Lantongau, satu ekor Kelurahan Watulea, enam ekor Kelurahan Bombonawulu, enam ekor Kelurahan Mawasangka, dan empat ekor di Desa Terapung.
“Kami berupaya menyentuh masyarakat yang berada di kepulauan salah satunya di Buton Tengah,” jelas Hasfil.
Dompet Dhuafa Sulawesi Tenggara mengedepankan dan memberdayakan peternak sapi lokal sehingga keberkahan Idul Adha tidak hanya dirasakan penerima manfaat daging kurban, namun dirasakan pedagang sapi kurban.
“Hewan kurban yang diberikan telah dinyatakan sehat dan memiliki bobot hidup mencapai 250 kilogram,” terangnya.
Pasalnya, Dompet Dhuafa Volunteer Sulawesi Tenggara, yang merupakan wadah bagi orang-orang yang tergerak dalam misi kemanusiaan dan membantu kegiatan-kegiatan pemberdayaan masyarakat secara sukarela. Turut mengawal Tebar Hewan Kurban Dompet Dhuafa melalui program Kurban Asik Tanpa Sampah Plastik dengan tujuan meminimalisir penggunaan kantong plastik saat momentum Hari Raya Kurban. Dimana mana Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengungkapkan sampah plastik pada perayaan Idul Adha tahun ini mencapai 608 ton, meningkat dari 357 ton pada tahun 2023.
Hasfil menambahkan, sebanyak 25 ekor sapi didistribusikan dan telah dilakukan pemotongan di sejumlah lokasi yang telah ditentukan. Pemotongan dilakukan dengan syariat Islam dan turut mengedepankan ramah lingkungan.
“Hewan kurban yang telah dipotong dikemas menggunakan kemasan ramah lingkungan,” kata Hasfil.
Kemasan yang digunakan pada pendistribusian daging sapi kepada masyarakat menggunakan daun pisang, daun jati, dan besek yang terbuat dari anyaman bambu. Hal itu untuk memudahkan pemusnahan sampah daging kurban.
“Ada juga masyarakat yang membawa wadah sendiri dari rumah,” tambahnya,
Daging kurban yang didistribusikan diberikan kepada masyarakat yang dinilai layak untuk mendapatkan daging kurban. Satu kepala keluarga mendapatkan satu kilogram sapi ditambah tulang muda, sebelumnya telah disesuaikan panitia kurban.
“Total penerima manfaat dari program kurban Asik tanpa sampah plastik di Buton Tengah sebanyak 1.250 kepala keluarga dengan 7 Kolaborasi ,” tutup Hasfil. (**)
Penulis: Ardian













Komentar