Harianpublik.id,Banda Aceh – Perahu hias dari Aceh Barat berhasil meraih juara pertama di ajang Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-8 tahun 2023. Raihan ini merupakan prestasi yang luar biasa, dimana kreativitas yang ditunjukkan dalam merancang perahu hias serta penggunaan elemen budaya Aceh yang kaya, menjadi faktor penentu dalam penentuan juara. Pasalnya, perahu hias itu tidak hanya indah di mata para penonton, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai budaya dan kekayaan alam Aceh.
Penjabat (Pj) Bupati Aceh Barat Mahdi Efendi mengucapkan selamat kepada seluruh tim yang terlibat dalam persiapan dan penampilan perahu hias ini. “Saya apresiasi perjuangan tim perahu hias, ini prestasi yang patut kita syukuri, semoga tim lain yang sedang berlomba bisa meraih prestasi yang sama,” harapnya.
Lanjut Mahdi, dirinya juga sangat bangga dengan pemanfaatan rempah-rempah Aceh yang dijadikan ajang promosi, mengenang kejayaan pedagang Aceh dengan hasil buminya dalam perahu hias ini.
Dia menyebut bahwa rempah-rempah juga merupakan sumber ekonomi yang penting bagi masyarakat Aceh. Penggunaan rempah-rempah dalam perahu hias tidak hanya memberikan pesan yang kuat tentang identitas Aceh, tetapi juga memberikan dukungan bagi para petani dan pelaku ekonomi di daerah kita.
“Prestasi ini juga merupakan bukti bahwa kita memiliki potensi yang besar dalam industri pariwisata. Melalui perahu hias ini, kita dapat menarik wisatawan untuk datang dan mengenal keindahan dan keberagaman budaya Aceh. Selain itu, acara seperti pekan kebudayaan Aceh juga memberikan kesempatan bagi masyarakat lokal untuk mengekspresikan bakat mereka, mempromosikan tradisi mereka, dan memperkuat identitas budaya,” ucapnya.
Sementara itu, penangungjawab atau desainer kapal hias sekaligus Nahkoda Kapal, Said Azmi menyampaikan rasa syukurnya dan memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam ajang ini, termasuk panitia, peserta, dan masyarakat Aceh Barat yang telah memberikan dukungan penuh.
“Kemenangan ini tidak akan tercapai tanpa kerja keras dan dedikasi semua orang. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus mengembangkan budaya dan pariwisata Aceh,” ucap Said.
Ia berharap agar perahu hias dari Aceh Barat dapat terus menjadi inspirasi bagi generasi muda. “Mari lestarikan budaya kita dan gunakan kreativitas kita untuk terus mempromosikan keunikan Aceh kepada dunia. Dengan semangat gotong royong dan kecintaan terhadap budaya, kita akan terus meraih prestasi yang gemilang,” ajaknya.
“Prestasi ini adalah prestasi kita semua. Mari terus bersemangat dan bangkit untuk memajukan budaya Aceh dan menciptakan masa depan yang lebih baik,” pungkas Said. (**)
Penulis: Helman







Komentar