Sekretaris Nasdem Wakatobi Tak Terima Namanya Dicatut Soal Perubahan APBD 2023

HarianPublik.id,Wakatobi – La Ode Nasrullah, Sekretaris Nasdem yang juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Wakatobi bakal melaporkan Ane Safarudin terkait pencatutan nama dan jabatan.

Sebelumnya, telah beredar video singkat di media sosial Facebook mengenai pernyataan Ane Safarudin. Dia menyebut bahwa La Ode Nasrullah pernah yang mengatakan perubahan sepihak isi terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah(APBD) 2023 dan menyuruh untuk melakukan aksi demonstrasi untuk tidak membahas APBD-P 2022.

Pernyataan tersebut dilontarkan Ane Safarudin dalam kampanye Pasangan Calon (Paslon) Bupati Wakatobi nomor urut 2, Haliana- Safia Wualo di Desa Kapota, Kecamatan Wangi-wangi Selatan.

“Ini ada yang mengatakan dari Partai Nasdem yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua ll bahwa Bupati Wakatobi Haliana yang merubah-ubah sepihak APBD 2023. Itu tidak benar, jika pernyataan saya tidak benar laporkan,” ucapnya dalam video tersebut.

Menanggapi hal tersebut, La Ode Nasrullah mengungkapkan bahwa tuduhan terkait demo untuk menghalangi pembahasan APBD-P 2022 kala itu tidaklah benar. Namun aksi yang mereka akan lakukan ketika itu adalah terkait penahanan wartawan dan aktivis yang melakukan pengrusakan di Kantor DPRD Wakatobi.

“Pada waktu itu benar saya berada di Kendari dan saya tahu bahwa Safar atau yang akrab disapa La Dengko Dengko melakukan aksi demo di Polda Sultra. Itu bisa dikroscek surat pemberitahuan aksinya di Polres Kota Kendari. Aksi itu terkait penahanan 3 aktivis dan wartawan tidak ada kaitannya dengan perubahan APBD-P,” tegasnya, pada Senin (14/10/2024).

Mengenai tuduhan tersebut dalam waktu dekat ini, dia akan melaporkan kejadian tersebut. Apalagi fitnah ini digunakan sebagai bahan kampanye salah satu paslon.

“Saya pasti laporkan sebagai fitnah sesuai dengan Pasal 310 KUHP, Pasal 311 KUHP, UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik). Ini bertujuan agar menjadi pembelajaran,” pungkas La Ode Nasrullah. (**)

Penulis: Nur Akbar

Komentar