Waspada! DBD di Kendari Meningkat, Kini Capai 155 Kasus dan 2 Meningal Dunia

Harianpublik.id,Kendari – Musim penghujan masih terus melanda seluruh wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) tak terkecuali Kota Kendari. Pasalnya, salah satu penyakit harus diwaspadai masyarakat di musim ini adalah virus yang dibawah oleh nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD).

Hingga Juli 2022, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari mencatat sudah ada 155 kasus penyakit mematikan tersebut. Bahkan 2 kasus diantaranya meninggal dunia.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Kendari, Elffi menjelaskan, penyebab utama penyebaran virus DBD dikarenakan hujan yang cukup intens dan juga gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Saat ini, perkembangan nyamuk jenis tersebut menjadi lebih banyak karena adanya kondisi cuaca yang kurang bersahabat sehingga kasus DBD di Kota Kendari terus meningkat.

Oleh karena itu, dia meminta masyarakat agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan dengan menerapkan perilaku 3M yakni rajin menguras bak mandi, menutup tempat penampungan air, dan mengubur barang bekas (sampah).

“Kemudian diharapkan bagi warga yang merasa dirinya demam segera lakukan pemeriksaan kesehatan agar segera dilakukan tindakan,” imbuhnya saat diwawancarai di ruangan kerjanya, Senin (18/7/2022).

“Bersihkan lingkungan masing-masing upayakan tidak ada satu jentik nyamuk ada di rumah maupun di sekeliling kita,” tukas Elffi. (**)

Penulis: Arwan

Komentar