Harianpublik.id,Konawe Kepulauan – Penggunaan kartu nelayan untuk membeli Pertalite di SPBU Langara, Kabupaten Konawe Kepulauan, menjadi sorotan. Seorang warga mengaku sudah tidak aktif melaut, tetapi masih menggunakan kartu nelayan untuk memperoleh BBM bersubsidi.
Ode, warga Desa Langkowala, mengaku mendapatkan 40 liter Pertalite dalam satu kali antrean menggunakan kartu nelayan.
“Kemarin saya pakai kartu nelayan jadi saya bisa dapat 40 liter satu kali antre. Ini hari saya bawa dua motor bolak-balik,” kata Ode, pada Sabtu (3/10/2026).
Ia juga mengakui sudah tidak aktif sebagai nelayan.
“Kalau saya ada kartu nelayan, tapi saya tidak aktif jadi nelayan. Saya punya motor, saya isi 20 liter. Dua motor, satu matic,” ujarnya.
Pengakuan tersebut memunculkan pertanyaan soal ketepatan sasaran dan mekanisme verifikasi kartu nelayan di SPBU Langara.
Namun, keterangan Ode belum membuktikan adanya penyalahgunaan kartu nelayan secara luas. Perlu verifikasi terhadap status penerima, data kartu, serta mekanisme pembelian BBM bersubsidi. (**)
Penulis: Ishak







Komentar