Harianpublik,Jakarta – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana terus bergerak menjemput peluang pembangunan dari pemerintah pusat. Kali ini, Bupati Bombana, Burhanuddin didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana dan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Bombana, Asdar Darwis, melakukan audiensi dengan Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), guna memperjuangkan bantuan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) bagi masyarakat Bombana.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Jakarta tersebut, rombongan Pemkab Bombana diterima langsung oleh Sekretaris Direktorat Jenderal EBTKE, Harris, bersama jajaran pejabat dan staf kementerian.
Pada kesempatan itu, Bupati Burhanuddin menyerahkan langsung proposal bantuan PJUTS sekaligus memaparkan berbagai kebutuhan sektor energi di Kabupaten Bombana.
Menurut Burhanuddin, keterbatasan fiskal daerah menjadi tantangan tersendiri dalam merealisasikan sejumlah program prioritas yang dibutuhkan masyarakat. Karena itu, Pemkab Bombana memilih untuk aktif melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat guna mendapatkan dukungan program pembangunan.
“Kami datang untuk menyampaikan langsung kebutuhan masyarakat Bombana. Kami berharap pemerintah pusat dapat memberikan dukungan, khususnya di sektor energi dan kelistrikan, sehingga manfaat pembangunan bisa dirasakan secara merata oleh masyarakat,” ujar Burhanuddin.
Selain memperjuangkan akses kelistrikan, Bupati Bombana juga menekankan pentingnya keberadaan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya. Menurutnya, program tersebut tidak hanya meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat, tetapi juga mampu mendukung aktivitas ekonomi dan sosial di berbagai wilayah.
“Kami tidak meminta bantuan dalam bentuk anggaran tunai. Yang kami butuhkan adalah program yang manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat. Kehadiran PJUTS akan sangat membantu dan menjadi bagian dari pembangunan berkelanjutan di Bombana,” katanya.
Usulan yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Bombana mendapat respons positif dari Direktorat Jenderal EBTKE. Pihak kementerian menilai program yang diajukan sejalan dengan Asta Cita Presiden serta prioritas nasional di bidang energi, khususnya dalam peningkatan akses energi dan percepatan pemanfaatan energi bersih.
Bahkan, Direktorat Jenderal EBTKE menyatakan akan memasukkan usulan Kabupaten Bombana ke dalam roadmap program tahun 2027.
Tak hanya itu, dalam audiensi tersebut Burhanuddin juga mengangkat persoalan keterbatasan pasokan listrik di wilayah Pulau Kabaena. Saat ini, kapasitas listrik yang tersedia di kawasan tersebut masih berkisar 4 megawatt dan dinilai belum mampu mengakomodasi kebutuhan yang terus meningkat.
“Jika pemerintah pusat memiliki rencana pembangunan pembangkit energi terbarukan sebagai pengganti tenaga diesel di Kabaena, kami siap menyiapkan lahan yang dibutuhkan,” tegasnya.
Pernyataan tersebut disambut positif oleh pihak Kementerian ESDM. Pemerintah Kabupaten Bombana diminta segera menyiapkan dokumen administrasi serta persyaratan teknis yang diperlukan agar usulan dapat diproses sesuai mekanisme yang berlaku.
Menutup pertemuan, Bupati Burhanuddin menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Direktorat Jenderal EBTKE terhadap kebutuhan masyarakat Bombana.
“Kami berterima kasih atas sambutan dan respons positif yang diberikan. Semoga usulan yang telah kami sampaikan dapat segera direalisasikan sehingga memberi manfaat nyata bagi masyarakat Bombana,” pungkasnya.
Audiensi tersebut menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana dalam memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat melalui sinergi dengan pemerintah pusat, khususnya untuk mewujudkan akses energi yang lebih merata, ramah lingkungan, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Bombana. (**)
Reporter: Ismi Azizah







Komentar