Harianpublik.id,Kendari – Penilaian Lomba Desa dan Kelurahan (Lomdeskel) Tingkat Regional tahun 2022 telah diumumkan pada 23 Agustus 2022. Hasilnya Desa Tambosupa Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan dan Kelurahan Melai Kecamatan Murhum Kota Baubau lolos administrasi bersama lima perwakilan dari provinsi lainnya.
Ketua Tim Penilaian Administrasi Lomdeskel Tingkat Regional, Eko Parasetyanto mengatakan, penilaian terbagi 4 wilayah, Kalimantan dan Sulawesi masuk sebagai wilayah III. Adapun tahapan penilaian Lomdeskel tingkat Regional 2022 yaitu tahap Administrasi, Pemaparan dan Klarifikasi Lapangan.
“Seharusnya diumumkan 19 Agustus 2022 sesuai jadwal, tapi karena cukup ketat persaingan sehingga butuh pendalaman dan penajaman administrasi desa kelurahan secara detail berdasarkan aplikasi Evalauasi Desa Kelurahan (Epdeskel). Jadinya molor 23 Agustus 2022 sekitar pukul 23.50 WIB, kami putuskan melalui rapat pleno,” jelas Ketua Tim Penilai Dr. Eko Parasetyanto.
Kadis PMD Sultra Dr I Gede Panca menjelaskan, berdasarkan surat pengumuman Nomor 414.4/1998/V tentang Penetapan Hasil Penilaian Administrasi Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Regional Tahun 2022 Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa (Ditjen Bina Pemdes) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), secara rinci hasil penilaian administrasi Lomdeskel Tingkat Regional wilayah III (Kalimantan Sulawesi), dari 10 (sepuluh) provinsi menuju tingkat regional, yang lolos tahap administrasi 5 provinsi, yaitu Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Timur, dan Gorontalo. Untuk kedua duta dari Sultra kategori desa dan kelurahan, yang lolos tahap administrasi menuju tahap pemaparan di Jakarta adalah Desa Tambosupa Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan.
Panca sapaan akrabnya, menjelaskan jadwal tahap pemaparan akan dilaksanakan pada 5 hingga 9 September, dan dilanjutkan pada 12 September 2022 bertempat di kantor Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Jakarta Selatan. Peserta pemaparan calon juara Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Regional sebanyak 5 orang yang terdiri dari Kepala Desa, Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Desa, BPD/LPM, serta pendamping dari kabupaten dan provinsi.
Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi melalui Pj Sekda Dr Asrun Lio, mengaku bersyukur dan mengapresiasi kedua duta peserta Lomdeskel tingkat regional, Desa Tambosupa asal Kabupaten Konsel dan Kelurahan Melai Kota Bau-Bau. Dimana desa dan kelurahan tersebut telah berjuang dan mengharumkan nama Provinsi Sulawesi Tenggara di kanca Nasional.
“Ini bukti bahwa visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur yaitu mendorong birokrasi pemerintahan provinsi yang modern, tata kelola pemerintahan desa yang baik (good vilage governance) secara efektif dan efisien berjalan dengan baik. Mari kita doakan Desa Tambosupa agar bisa lolos ke tahap pemaparan dengan mewakili 1.908 Desa di Provinsi Sultra, dan bagi Kelurahan Melai Kota Bau Bau kedepannya tetap semangat, jadikan bahan evaluasi dan bangga telah mewakili 377 Kelurahan di Sultra,” terangnya. (**)









Komentar