Harianpublik.id,Kendari – Wilayah Mawasangka Tengah, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesu Tenggara diguncang gempabumi tektonik pada Minggu, 16 April 2023, pukul 11:29:28 WITA.
Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi gempabumi ini berkekuatan M=4.5. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 5.50 LS, 122.25 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 22.9 km, BaratDaya Mawasangka Tengah, Kabupaten Buton Tengah Provinsi Sulawesi Tenggara, pada kedalaman 17 km.
Plh. Kepala Stasiun Geofisika Kendari, Imanuela Indah Pertiwi menjelaskan bahwa dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar Lokal di BaratDaya Mawasangka Tengah, Kabupaten Buton Tengah.
“Guncangan gempabumi ini dilaporkan dirasakan di Bombana, Muna Barat III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu), Kabaena, Talaga Raya II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu),” jelasnya.
“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami,” sambung Imanuela Indah Pertiwi.
Hingga pukul 12.36 WITA, tambahnya, hasil monitoring BMKG menunjukkan belum terjadi aktivitas gempabumi susulan.
“Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,” imbuhnya. (**)







Komentar