Harianpublik.id,Muna – Perjuangan warga Desa Parigi yang masih terus bersuara untuk mendapatkan keadilan dalam polemik Pemilihan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di desa mereka mulai diterpa isu tak sedap.
Pasalnya, muncul pertanyaan publik yang seolah menganggap bahwa aksi mereka saat melakukan demo pada Senin 13 Maret 2023 lalu sudah tak murni lagi.
Kepala Desa terpilih yang belum dilantik, Laode Muhammad Nurasim bersama tim pendukungnya masyarakat Desa Parigi dengan tegas membantah tudingan tersebut. Dia menekankan bahwa aksi mereka itu untuk mencari keadilan.
Kepada Harianpublik.id, Nurasim kembali menegaskan bahwa anggapan yang muncul di tengah masyarakat itu tidaklah benar.
“Perjuangan kami ini murni untuk mencari keadilan, dan soal anggapan itu tentulah tidak benar. Karena saya juga tidak mengenal siapa nama orang yang diduga kerahkan kami untuk melakukan aksi,” ujarnya, pada Kamis (16/3/2023).
“Jadi saya tegaskan aksi ini tidak ditunggangi oleh siapapun,” tegas Laode Muhammad Nurasim.
Lebih lanjut, Nurasim mengungkapkan bahwa perjuangan selama ini dalam mencari keadilan atas inisiatif dan kebersamaan dari masyarakat pendukungnya.
“Bahkan kami patung-patungan dana dalam perjuangan kami mencari keadilan,” tandasnya. (**)
Penulis: Rixan Ardian











Komentar