Harianpublik.id,Meulaboh – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat bersama BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Cabang Meulaboh menyerahkan santunan jaminan kematian dan beasiswa pendidikan bagi ahli waris Keuchik Gampong Gleung l Ansarin, yang meninggal dunia saat mengikuti upacara peringatan HUT ke-78 RI di Lapangan Bola Kaki Gampong Gleung, Kecamatan Sungai Mas.
Santunan jaminan kematian dan beasiswa pendidikan ini diserahkan oleh Bupati Aceh Barat Mahdi Efendi kepada ahli waris keuchik yakni istri dan anak-anaknya secara langsung, pada Jumat (18/8/2023).
Dalam kesempatan itu, Mahdi mengungkapkan kesedihan dan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa seorang kepala desa di kecamatan sungai mas itu. Mahdi bersaksi bahwa almarhum adalah orang baik dan sangat disegani di desanya.
Ia mengatakan, semua perangkat desa di Aceh Barat sudah didaftarkan kepesertaan BPJS ketenagakerjaan. Namun harus menjadi peserta yang aktif, sehingga santunan yang didapatkan pada saat tertimpa musibah dapat dimanfaatkan oleh ahli warisnya.
“Kita akan imbau semua perangkat desa agar ikut kepesertaan BPJS ketenagakerjaan ini,” ucap Mahdi.
Besaran santunan kematian yang diserahkan kepada istri dan anak sebagai ahli waris sebesar Rp 118.000.000 dan juga memberikan beasiswa untuk kedua anaknya hingga ke perguruan tinggi.
Penyerahan santunan jaminan kematian dan beasiswa pendidikan ini merupakan wujud nyata komitmen dan sinergi Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dan BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan untuk seluruh perangkat desa dan tenaga kerja yang ada di Kabupaten Aceh Barat.
“Pergunakan santunan ini sebaik-baiknya untuk kebutuhan keluarga dan biaya pendidikan anak-anak. Semoga manfaat yang diterima oleh ahli waris ini dapat menyadarkan kita semua akan pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi seluruh pekerja khususnya aparatur pemerintah desa di Kabupaten Aceh Barat,” imbuh Mahdi.
Sementara itu, Kepala BPJS ketenagakerjaan Cabang Meulaboh Achmad Ramli juga turut enyampaikan belasungkawa atas meninggalnya almarhum Ansari. Ia berdoa semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini.
“Semoga santunan ini dapat bermanfaat bagi ahli waris dan santunan kematian ini diserahkan karena almarhum sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ungkapnya.
Achmad Ramli juga menuturkan, BPJS Ketenagakerjaan memiliki banyak program jaminan yang diberikan kepada pekerja penerima upah maupun pekerja mandiri. Jaminan Kematian (JKM) adalah salah satu program jaminan yang diberikan.
“Saya berharap dengan adanya berbagai manfaat yang diberikan, masyarakat semakin sadar akan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” harapnya.
Achmad Ramli menambahkan, pihaknya juga berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Barat karena telah melakukan perlindungan jaminan sosial kepada masyarakatnya. (**)
Penulis: Helman













Komentar