Harianpublik.id,Konawe Kepulauan – Mansyur Gege sangat jeli melihat potensi yang ada di desanya. Sejak menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Desa Sawa Indah Kecamatan Wawonii Utara (Wanut) Konawe Kepulauan (Konkep), dirinya sudah berkomitmen untuk membangun serta mengembangkan peluang yang dimiliki wilayah otoritanya tersebut. Salah satunya adalah dengan membangun Kebun Percontohan untuk membudidayakan berbagai tanaman sayuran dengan melibatkan kelompok tani yang ada di desanya.
Potensi pembudidayaan tanaman sayuran di Desa Sawa Indah diharapkan dapat terus ditingkatkan guna mendukung pemenuhan ketersediaan pangan masyarakat. Tak tanggung tanggung, sang Kades menggelontorkan anggaran dari Realokasi Dana Desa (sisa BLT) tahun anggaran 2022, untuk mengembangkan berbagai macam jenis sayuran demi menjaga ketahanan pangan di desanya.
Hal itu dilakukan Mansyur Gege bersama Pemerintah Desanya demi memperbaiki dan menumbuhkan kembali perekonomian masyarakatnya setelah masa pandemi covid-19 dicabut oleh pemerintah.
Plt Kepala Desa Sawa Indah itu menuturkan bahwa dirinya bersama masyarakatnya kembali mengembangkan berbagai macam jenis sayuran untuk menjaga ketahanan pangan di desanya setelah masa pandemi.
“Jadi yang kami lakukan saat ini adalah bagian komitmen kami bersama masyarakat Desa Sawa Indah untuk menjaga ketahanan pangan di desa kami,” ucap Mansyur Gege saat ditemui Harianpublik di sela-sela kesibukannya, pada Sabtu (7/1/2023).
Di tempat yang sama, salah seorang perwakilan kelompok Tani Desa Sawa Indah, Jamrin menambahkan bahwa dirinya dan masyarakat Desa Sawa Indah sudah merasakan dampak positif dengan hadirnya kebun percontohan yang digagas oleh pemerintah Desa Sawa Indah.
“Saya dan masyarakat lainnya sudah merasakan dampak positif adanya kebun percontohan ini, dimana sayur yang kami tanam sekarang sudah bernilai ekonomi untuk kebutuhan desa kami,” katanya.
Tidak hanya itu, saat ini masyarakat Desa Sawa Indah setelah memenuhi kebutuhan sayur di desa mereka dan sudah menjual berbagai macam jenis sayuran di berbagai desa yang ada di Wawonii Utara.
“Sudah banyak sayur kami yang terjual bahkan sudah ada beberapa desa yang datang langsung membeli di pasar mini yang disiapkan oleh Desa Sawa Indah,” cetus Jamrin.
Diketahui, Desa Sawa Indah terdiri dari tiga dusun yang kemudian dikelompokkan menjadi tiga kelompok tani. Ada sebelas tanaman yang sedang dibudidayakan kelompok tani tersebut. Diantaranya adalah Tanaman Kangkung, Sayur Bayam, Mentimun, Kacang Panjang, Paria, Gambas, BuahTomat, Cabe, Sawi, Terong dan Jagung. Semuanya ditanam secara tumpang sari dengan luasan lahan 1 Hektar. (**)












Komentar