Harianpublik.id,Konawe Kepulauan – Peran generasi milenial dalam menggerakkan sektor peternakan kian menunjukkan dampak signifikan bagi perekonomian desa. Hal ini tercermin dari capaian Erik, peternak muda asal Desa Bangun Mekar, yang berhasil membukukan keuntungan bersih puluhan juta rupiah dari usaha ternak yang dikelolanya secara berkelanjutan.
Berdasarkan data yang dihimpun, Erik mampu menghasilkan keuntungan bersih sekitar Rp5 juta dalam setiap siklus panen. Dengan empat kali panen yang telah berjalan, total pendapatan yang diraih mencapai kisaran Rp20 juta. Usaha tersebut saat ini ditopang kapasitas pemeliharaan hingga 300 ekor ternak, mencerminkan skala usaha yang terus berkembang.
“Per panen keuntungan bersih sekitar lima juta rupiah, dan saat ini sudah berjalan empat kali panen,” ungkap Erik.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari sinergi yang dibangun bersama Pemerintah Desa melalui program Ketahanan Pangan (Ketapang). Melalui program tersebut, Erik memperoleh dukungan permodalan yang digunakan untuk memperluas kapasitas usaha, termasuk pembangunan kandang baru yang kini telah mencapai progres sekitar 90 persen.
“Saat ini kami berkolaborasi dengan Pemerintah Desa melalui program Ketahanan Pangan. Dukungan modal sangat membantu pengembangan usaha, dan kandang baru sudah hampir selesai,” tambahnya.
Program Ketahanan Pangan Desa dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi berbasis masyarakat. Selain meningkatkan produktivitas sektor peternakan, program ini juga membuka peluang usaha baru serta mendorong keterlibatan aktif generasi muda dalam sektor riil.
Inisiatif tersebut sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Daerah di bawah kepemimpinan Bupati Rifqi Saifullah Razak bersama Wakil Bupati Muhammad Farid, yang berkomitmen memperkuat sektor pertanian dan peternakan sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan.
Dengan dukungan kebijakan yang tepat serta kolaborasi antara pemerintah desa dan pelaku usaha, sektor peternakan diharapkan mampu tumbuh lebih kompetitif dan berkelanjutan. Keberhasilan Erik menjadi representasi nyata bahwa peternakan modern mampu menjadi sumber ekonomi menjanjikan sekaligus berkontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan dari tingkat desa hingga nasional. (**)













Komentar