Satpol PP Bombana Tegas Tertibkan Pasar Toburi, Dugaan Sewa Los Ilegal Jadi Sorotan

Harianpublik.id,Bombana – Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama tim gabungan kembali turun langsung melakukan sosialisasi dan pengawasan penertiban pedagang di kawasan Pasar Toburi, Kecamatan Poleang Utara, pada Jumat subuh (08/05/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 05.30 hingga 10.30 WITA itu melibatkan personel Satpol PP Kabupaten Bombana, Dinas Perhubungan, serta Dinas Perindustrian, Perdagangan dan UKM Kabupaten Bombana.

Pengawasan dilakukan pada jam sibuk aktivitas pasar guna memastikan para pedagang tidak lagi berjualan di bahu jalan maupun area parkiran yang selama ini kerap menimbulkan kemacetan dan mengganggu ketertiban kawasan pasar.

Dalam kegiatan tersebut, petugas secara persuasif mengarahkan pedagang untuk menempati los resmi yang telah disediakan pemerintah daerah. Hasilnya, sebagian besar pedagang mulai mematuhi imbauan dengan berpindah dan berjualan di dalam area pasar yang telah ditata.

Meski demikian, tim gabungan masih menemukan sejumlah pedagang yang tetap berjualan di area parkiran. Kepada para pedagang tersebut, petugas memberikan peringatan terakhir sekaligus menegaskan bahwa mulai pekan depan area parkiran harus steril dari aktivitas berdagang.

“Kami tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis kepada para pedagang. Namun seluruh pihak juga harus mematuhi aturan yang berlaku karena los pasar merupakan fasilitas pemerintah yang tidak dapat diperjualbelikan maupun disewakan secara pribadi,” ujar Kasi Binwaslu Satpol PP Bombana, La Ode Sahidun, S.Si.

Selain pengawasan, tim gabungan turut melakukan penataan tambahan terhadap sejumlah los yang masih kosong agar dapat dimanfaatkan pedagang lainnya. Dua pedagang baru yang hendak membuka lapak di pinggir jalan juga diberikan edukasi dan diarahkan masuk ke area pasar resmi demi menjaga ketertiban.

Di sela kegiatan, tim menerima berbagai aduan masyarakat terkait pengelolaan Pasar Toburi. Salah satu yang menjadi perhatian yakni dugaan praktik jual beli dan penyewaan los pasar secara ilegal oleh oknum tertentu.

Beberapa pedagang mengaku menyewa los kepada pihak yang mengklaim sebagai pemilik lapak, padahal seluruh los pasar merupakan aset milik pemerintah daerah. Bahkan ditemukan dugaan adanya penguasaan sejumlah los untuk disewakan kembali demi keuntungan pribadi.

Tak hanya itu, masyarakat juga mengeluhkan dugaan pungutan liar di area pasar serta kondisi infrastruktur yang dinilai kurang memadai karena sering tergenang air saat musim hujan.

Kepala Satpol PP Kabupaten Bombana, H. Pajawa Tarika, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menciptakan kondisi pasar yang tertib, aman, bersih, dan nyaman bagi masyarakat maupun pedagang.

“Penataan pasar ini dilakukan demi menciptakan kawasan perdagangan yang lebih baik. Kami juga meminta seluruh pihak untuk tidak melakukan praktik jual beli maupun penyewaan los secara ilegal karena fasilitas pasar merupakan aset pemerintah daerah yang penggunaannya harus sesuai aturan,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, tim gabungan merekomendasikan dilakukannya pendataan ulang terhadap penggunaan los pasar bersama instansi terkait dan pemerintah desa setempat. Selain itu, perbaikan drainase serta peninggian lantai pasar juga dinilai penting untuk meningkatkan kenyamanan aktivitas perdagangan di Pasar Toburi.

Kegiatan pengawasan dan penertiban berakhir dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Pemerintah daerah memastikan pengawasan akan terus dilakukan demi menjaga keteraturan kawasan pasar dan melindungi hak para pedagang resmi. (**)

Reporter: Ismi Azizah 

Komentar

Indeks Berita