Siaga Lebaran 2023, Basarnas Kendari Catat Lima Peristiwa yang Membahayakan Nyawa Manusia

Harianpublik.id,Muna-Kantor Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Kendari resmi menutup program Siaga SAR Khusus Lebaran Tahun 2023/1444 Hijriah melalui apel gabung yang dilakukan di Pelataran KPP Kendari dan diikuti oleh seluruh personil Basarnas Kendari, Rabu (3/5/2023).

Dimana Kegiatan siaga SAR khusus Lebaran ini telah berlangsung sejak 13 April 2023 atau H-9 Lebaran s.d. 3 Mei 2023 atau H +11 Lebaran.

Adapun Tujuan dari pelaksanaan Siaga SAR khusus Lebaran Tahun 2023 /1444 Hijriah adalah terwujudnya pelayanan SAR yang profesional, sinergi, dan militan untuk mendukung kebijakan pemerintah.

Basarnas mencatat selama pelaksanaan operasi Siaga SAR Lebaran telah terjadi sebanyak 5 kejadian yang membahayakan nyawa manusia baik di darat maupun di laut, yaitu pertama, pada 24 April 2023 terjadi kondisi yang membahayakan manusia 4 orang hilang terbawa arus saat pergi menembak ikan di Pantai Desa Pabiring Kecamatan Poleang Barat Kabupaten Bombana, 2 orang ditemukan meninggal dan 2 orang hilang.

Kedua, terjadi pada 30 April 2023 yaitu KM Express Pricilia mengalami rusak mesin di perairan Kabupaten Konawe Kepulauan, 355 orang POB dinyatakan selamat.

Ke tiga yaitu, pada 30 April 2023 juga terjadi kondisi yang membahayakan nyawa manusia terhadap 1 orang hilang yang terbawa arus sungai saat menyebrang di Kelurahan Batu Atas Kabupaten Kolaka Utara, 1 orang korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Selanjutnya, pada 3 Mei 2023 kembali terjadi kondisi yang membahayakan manusia terhadap 1 orang yang hilang di kebun Desa Asoki Kecamatan Asera Kabupaten Konawe Utara, 1 orang korban ditemukan selamat.

Terakhir, peristiwa pada 3 Mei 2023 terjadi peristiwa satu buah Long Boat POB 2 orang yang mengalami mati mesin di sekitar perairan Labengki Kabupaten Konawe utara, Ops SAR masih berlangsung hingga saat ini.

Dalam arahannya, Kepala Basarnas Kendari yang dibacakan oleh Pelaksana Tugas Kepala KPP Kendari Rudi dalam apel penutupan siaga SAR khusus lebaran menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh Petugas Siaga SAR Khusus Lebaran 2023 yang telah melaksanakan tugas memberikan pelayanan SAR dengan baik kepada masyarakat selama perayaan Hari Raya Idul Fitri.

“Sudah merupakan hal yang biasa bagi kita untuk tidak berlibur dengan keluarga dan sanak saudara di kampung halaman di karenakan melaksanakan tugas negara. InsyaAllah apa yang telah kita lakukan tersebut bernilai ibadah dihadapan Allah SWT,” ujarnya, Kamis (04/05/2023).

Kabasarnas juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh Potensi SAR yang telah mendukung dan membantu pelaksanaan Siaga SAR Khusus secara sinergi sehingga dapat memantau, menjaga, dan merespon setiap kejadian kecelakaan dan bencana secara bersama-sama sehingga penanganan kedaruratan dapat dilaksanakan dengan baik.

Rudi menegaskan, meskipun Siaga SAR Khusus 2023 sudah ditutup, bukan berarti kesiapsiagaan operasi selesai, akan tetapi justru harus tetap ditingkatkan, baik kesiapsiagaan personel, alut, maupun sarana dan prasarana.

“Hal ini untuk mengantisipasi setiap keadaan kedaruratan yang mungkin masih akan terjadi di wilayah tanggung jawab masing-masing kantor. Kesiapsiagaan itu juga termasuk pemeliharaan kemampuan dengan memperbanyak latihan – latihan individu, beregu, maupun antar satuan dengan terus mengevaluasi dalam mematuhi standar operating procedure operasi SAR,” tutupnya.

Penulis: Rixan Ardian

Komentar