Jadi Bunda PAUD dan Bunda Literasi Konkep, Ucha Nydia Segera Bangun Koordinasi untuk Program Kerja

HarianPublik.id,Konawe Kepulauan – Usai dilantik sebagai Bunda PAUD dan Bunda Literasi Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) periode 2025 – 2030, Ucha Nydia Ramadhani Rifqi, S.Pd berkomitmen untuk segera membangun koordinasi dan komunikasi bersama mitra terkait agar secepatnya menyusun program kerja yang menyentuh langsung pendidikan anak usia dini (PAUD) agar yang lebih berkualitas.

Pasalnya, pengukuhan tersebut dilaksanakan secara serentak di 17 Kabupaten/Kota se Sulawesi Tenggara (Sultra), dikukuhkan langsung oleh Bunda PAUD dan Bunda Literasi Provinsi Sultra, Arinta Nila Hapsari, di Aula Merah Putih Rujab Gubernur Sultra, pada Jumat (25/7/2025) yang lalu.

“Setelah melaksanakan koordinasi dan komunikasi kepada pihak terkait, terlebih dahulu kita selesaikan dulu SK keanggotaan Pokja, baru itu menyusun program kerja,” ungkap Ucha Nydia Ramadhani Rifqi saat dikonfimasi, pada Senin (28/7/2025).

Usai menyusun program kerja, Istri Bupati Konkep itu akan turun langsung mengunjungi sekolah-sekolah PAUD yang ada di Konkep untuk melakukan sosialisasi terkait makanan sehat dan bergizi kepada anak-anak dan sosialisasi pembentukan mental dan karakter kepada anak usia dini.

Bunda PAUD Konkep itu berharap kepada guru PAUD yang ada di Konkep agar menjadi pendukung buat anak-anak untuk bisa bereksplorasi menemukan minat dan bakatnya masing-masing.

“Semoga kita bisa menjadi contoh yang baik buat anak-anak, kita juga bisa menciptakan lingkungan yang nyaman, mendengarkan dan memahami kebutuhan anak-anak kita sehingga mereka merasa didengar dan dihargai serta bisa sabar dan telaten untuk memberikan pengalaman belajar yg positif,” harapnya.

Sebagai Bunda Literasi juga Ucha Nydia Ramadhani mengajak kepada seluruh siswa-siswi di Konkep untuk menumbuhkan budaya literasi seperti membaca, menulis dan menghitung.

“Saya berharap seluruh guru-guru yang ada di Konkep agar memacu siswanya untuk bisa menumbuhkan kembali budaya literasi terutama membaca untuk dilingkungan sekolah, lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat,” tandasnya. (**)

Penulis: Rahmad

Komentar