Harianpublik.id,Bombana – Harapan masyarakat Pulau Kabaena yang selama ini mengeluhkan kondisi jalan rusak dan ketimpangan pembangunan akhirnya mulai menemukan titik terang. Bupati Bombana, Burhanuddin, dengan tegas menyatakan komitmennya untuk turun tangan langsung jika dalam dua minggu ke depan pihak perusahaan tak juga memperbaiki ruas jalan sebagaimana disepakati.
Pernyataan tegas itu disampaikan Burhanuddin dalam dialog terbuka bersama Aliansi Timur Tengah Bersatu yang berlangsung di Kelurahan Sikeli, Kecamatan Kabaena Barat, Rabu (15/10/2025). Dialog tersebut menjadi ruang penting bagi masyarakat untuk menyuarakan persoalan yang selama ini dirasakan, terutama terkait infrastruktur jalan dan penanganan limbah di wilayah Kabaena.
“Insya Allah, dalam waktu dua minggu ke depan jika pihak perusahaan belum menindaklanjuti, maka Pemerintah Daerah melalui Dinas PUPR akan mengambil alih dan menurunkan alat berat untuk melakukan perbaikan jalan,” tegas Bupati Burhanuddin disambut aplaus masyarakat yang hadir.
Bupati menegaskan, Pemkab Bombana telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan perusahaan terkait pembagian wilayah kerja perbaikan jalan di Pulau Kabaena. Ia menambahkan, pemerintah juga telah menyiapkan rencana pembebasan lahan untuk pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) tahun depan di Kabaena Barat sebagai jawaban atas persoalan limbah yang belum tertangani maksimal.
“Kami ingin masyarakat Kabaena merasakan pemerataan pembangunan. Jangan ada lagi wilayah yang merasa dianaktirikan,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, memastikan pemerintah telah melakukan survei menyeluruh dari barat hingga timur Pulau Kabaena. Hasil survei tersebut menjadi dasar bagi Pemkab untuk menekan pihak perusahaan agar segera memperbaiki infrastruktur sesuai kebutuhan masyarakat.
“Kita sudah punya peta kerusakan lengkap. Kalau perusahaan tidak bertindak, pemerintah akan ambil langkah cepat sesuai kewenangan,” ujar Ahmad Yani.
Dialog yang berlangsung hangat dan terbuka itu turut dihadiri oleh Kepala Badan Kesbangpol Bombana, bersama jajaran pemerintah kecamatan, lurah, dan tokoh masyarakat. Kehadiran para pemimpin daerah ini menandai babak baru dalam penanganan masalah klasik Kabaena yang selama ini dinilai berjalan lambat.
Kini, masyarakat menaruh harapan besar agar janji Bupati benar-benar terealisasi. Langkah cepat pemerintah daerah dianggap sebagai angin segar bagi warga yang bertahun-tahun menghadapi akses jalan rusak dan dampak lingkungan dari aktivitas industri di pulau penghasil nikel tersebut.
Kegiatan ini bukan hanya menjadi forum dialog, tetapi juga menjadi simbol keseriusan Pemerintah Kabupaten Bombana untuk menjadikan Kabaena lebih maju, setara, dan layak bagi seluruh warganya. (**)
Penulis: Ismi Azizah







Komentar