Operasi Pekat Anoa 2026 Dimulai, Polres Bombana Fokus Berantas Penyakit Masyarakat dan Kejahatan Jalanan

Harianpublik.id,Bombana — Polres Bombana resmi memulai Operasi Kepolisian Kewilayahan Pekat Anoa 2026 melalui kegiatan Latihan Pra Operasi (Latpraops) yang digelar di Aula Rekonfu Polres Bombana, pada Kamis (21/5/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mempersiapkan personel guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Bombana.

Latpraops dipimpin langsung oleh Wakapolres Bombana Kompol Basri, S.H., didampingi Kabag Ops Polres Bombana AKP Muh. Nur Sultan, S.H., dan diikuti seluruh personel yang terlibat dalam operasi.

Dalam arahannya, Wakapolres Bombana menegaskan pentingnya pelaksanaan tugas secara profesional, humanis, dan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Ia meminta seluruh personel mengedepankan langkah preemtif dan preventif sebelum melakukan penegakan hukum di lapangan.

“Operasi ini bertujuan menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. Seluruh personel diharapkan bekerja maksimal, tetap mengedepankan pendekatan humanis, namun tegas terhadap setiap bentuk pelanggaran hukum,” tegas Kompol Basri.

Operasi Pekat Anoa 2026 sendiri menyasar berbagai bentuk penyakit masyarakat dan tindak kriminal yang dinilai meresahkan warga. Sasaran operasi meliputi peredaran minuman keras, penyalahgunaan narkoba, perjudian, prostitusi, aksi premanisme hingga kejahatan jalanan dan geng motor.

Dalam pemaparan Latpraops, Polres Bombana juga memetakan sejumlah wilayah yang menjadi fokus penindakan, di antaranya kasus penyalahgunaan narkoba di Kecamatan Poleang Utara, aktivitas penjualan minuman keras di Kelurahan Boepinang Kecamatan Poleang, praktik perjudian di Kecamatan Rumbia Tengah, prostitusi di Kecamatan Rumbia, serta aksi premanisme dan geng motor di Kecamatan Poleang Timur.

Selain penindakan, operasi ini juga akan diisi dengan kegiatan patroli rutin, razia terpadu, pembinaan masyarakat serta peningkatan pengawasan di titik-titik rawan gangguan kamtibmas. Langkah tersebut dilakukan guna mencegah potensi tindak kriminal sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Operasi Pekat Anoa 2026 akan berlangsung selama 15 hari dan dilaksanakan serentak oleh Polres Bombana bersama seluruh Polsek jajaran. Diharapkan melalui operasi ini angka kriminalitas dapat ditekan dan stabilitas keamanan di wilayah Bombana tetap terjaga. (**)

Reporter: Ismi Azizah 

Komentar