Di Tengah Efisiensi Anggaran, Wabup Muna Serukan Partisipasi Warga Bangun Daerah

Harianpublik.id,Muna – Wakil Bupati Muna, Asrafil Ndoasa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap optimistis dan berperan aktif dalam pembangunan daerah, meskipun di tengah keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi yang sedang berlangsung.

Dirinya menyampaikan salah satu langkah konkret yang dilakukan pemerintah daerah adalah mengoptimalkan kembali sejumlah fasilitas umum yang selama ini terbengkalai, seperti Stadion Paelangkuta dan Gedung Wamelai dimana Menurutnya, pemanfaatan aset daerah menjadi solusi efektif di tengah minimnya anggaran saat ini

“Dengan kondisi keuangan daerah saat ini, jangan menyerah. Kita manfaatkan pikiran dan tenaga untuk memaksimalkan potensi yang ada demi membangun daerah,” ujar Asrafil, pada Kamis (23/4/2026).

Dengan melakukan pembersihan Gedung Wamelai yang direncanakan akan difungsikan kembali sebagai gedung serbaguna maupun pusat kegiatan kesenian, Gedung tersebut diharapkan dapat menjadi alternatif lokasi berbagai kegiatan masyarakat, termasuk acara wisuda yang sebelumnya kerap digelar di Galampano.

Wakil Bupati juga menyoroti pentingnya ketersediaan sarana olahraga di ibu kota kabupaten perlu memiliki lapangan sepak bola yang memadai. Untuk itu, pembenahan fasilitas tersebut dilakukan secara bertahap agar dapat kembali dimanfaatkan masyarakat.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Muna berencana menggelar berbagai kegiatan, termasuk peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus untuk pertandingan sepak bola yang melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) hingga tingkat kecamatan. Kegiatan ini diharapkan mampu menghidupkan kembali aktivitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM di sekitar lokasi kegiatan.

Selain itu, pemerintah daerah juga memfokuskan perhatian pada penataan kebersihan di Kota Raha. Asrafil menilai, kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya masih perlu ditingkatkan, meskipun Tempat Pembuangan Sementara (TPS) telah tersedia.

“Kami sudah menyiapkan TPS, tetapi masih banyak masyarakat yang membuang sampah di luar. Ini membutuhkan kesadaran bersama. Menjaga kebersihan kota tidak memerlukan biaya besar, cukup dengan kemauan dan kepedulian,” tegasnya.

Dirinya menyebut produksi sampah di Kabupaten Muna saat ini tergolong tinggi, sementara fasilitas pengangkutan masih terbatas. Karena itu, persoalan kebersihan menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat.

Melalui berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Muna berharap dapat membangun kolaborasi yang kuat bersama masyarakat dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan. (**)

Reporter: Afrizal

Komentar