Bakal Berangkatkan 124 Jamaah Haji di Tahun 2025, Kemenag Bombana Siap Beri Pelayanan Terbaik

Harianpublik.id,Bombana – Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Kementerian Agama (Kemenag) Bombana bakal memberangkatkan sebanyak 124 jamaah haji untuk musim haji tahun 1446 H / 2025 M. Olehnya itu, berbagai rangkaian persiapan telah dilaksanakan guna memastikan kelancaran penyelenggaraan haji tahun ini.

Persiapan paling utama adalah Kemenag Bombana telah melakukan validasi data calon jemaah haji yang akan berangkat pada tahun 2025. Langkah ini dilakukan guna memastikan kembali identitas jemaah yang terdaftar.

“Pertama kami sudah mempersiapkan datanya. Alhamdulillah Kabupaten Bombana mendapatkan kuota sebanyak 124 calon jamaah haji,” ungkap Kepala Kemenag Bombana, Adnan Saufi, pada Selasa (14/1/2025).

Jumlah 124 calon jamaah haji Kabupaten Bombana itu, terdiri dari 44 orang laki laki dan 80 orang perempuan. Menariknya, Kemenag Bombana tahun ini menerima calon jamaah haji tertua atas nama Hadrah berusia 99 tahun yang merupakan warga Kecamatan Rumbia. Sementara dengan nama Aisya Fitri sebagai calon jamaah termuda berusia 28 tahun dari Kecamatan Kabaena.

“Dari 124 orang 117 reguler dan 7 orang lansia,” ucap Adnan Saufi.

Selain itu, tambahnya, Kabupaten Bombana juga mendapatkan 34 orang jamaah cadangan yang termasuk dalam kuota provinsi. Tujuan untuk menjadi pengganti jamaah haji yang nantinya jika ada yang mengundurkan diri.

“Setelah tahap persiapan validasi data selesai, kemudian selanjutnya persiapan manasigmen mandiri. Dimana manasigmen pertama dilaksanakan di Ibu Kota Bombana atau Kasipute yang diikuti oleh semua peserta. Dan yang kedua dilaksanakan di Kabaena, terkhusus untuk jamaah Kabaena, pada Jumat 20 Desember 2024 lalu,” jelas Kepala Kemenag Bombana.

Sementara itu, pemeriksaan kesehatan telah dilakukan pada 7-8 Januari 2025 bertempat di Rumah Sakit Tanduale oleh Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Kesehatan. Hal ini untuk memastikan calon jamaah haji mampu menjalankan ibadah haji, supaya sebelum diberangkatkan dapat diidentifikasi dan dikendalikan faktor resiko kesehatan sehingga tidak membahayakan kesehatan diri atau orang lain.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan 2 orang sakit, nanti kami akan jenguk,” kata Adnan.

Selanjutnya, para calon jamaah haji yang telah melaksanakan pemeriksaan kesehatan, kemudian melakukan proses perekaman bio visa yang dimulai pada 11 Januari 2025, dari imigrasi Kendari yang diundang oleh Kementerian Agama Bombana untuk datang ke Bombana.

Untuk keberangkatan, Adnan saufi mengatakan, Provinsi Sulawesi Tenggara termasuk Kabupaten Bombana menjadi gelombang kedua, sedangkan keberangkatan awal dijadwalkan di Bulan Mei tanggal 2 tahun 2025. Sedangkan penentuan kelompok terbang yang terdiri dari 450 orang satu pembimbing dan ketua kloter yang akan dirapatkan pada DPH Provinsi Sultra Kendari.

“Kita biasanya bukan masuk gelombang satu, kita masuknya di gelombang dua. Itu bisa kemungkinan di pertengahan Bulan Mei berangkat,” cetusnya.

Dengan dirangkaikan persiapan calon jamaah haji, Kementerian Agama Kabupaten Bombana komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada calon jamaah haji.

Kepala Kemenag Bombana berharap kedepannya jamaah dapat mandiri sebab menurutnya jamaah haji sulit menjalankan indah haji tanpa memiliki ilmu yang mandiri ketika beribadah di Tanah Suci. (**)

Penulis: Ismi Azizah

Komentar

Indeks Berita