Harianpublik.id,Kendari – Hujan deras yang mengguyur Kota Kendari selama kurang lebih satu jam pada Senin sore (27/10/2025), menyebabkan Jalan Poros Wanggu, Kecamatan Wua-Wua, kembali terendam banjir. Air dengan ketinggian sekitar 30 hingga 40 sentimeter menutupi hampir seluruh badan jalan, membuat banyak pengendara tidak berani melintas dan terpaksa memutar arah.
Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah kendaraan, terutama sepeda motor mogok di tengah genangan air. Beberapa pengendara yang nekat menerobos banjir tampak kesulitan dan harus mendorong motornya ke pinggir jalan.
Akibatnya, arus lalu lintas di kawasan tersebut mengalami kemacetan panjang, terutama dari arah lepo-lepo menuju Kampus Universitas Halu Oleo (UHO).
Salah seorang warga sekitar, Iron (22), mengatakan banjir di Jalan Wanggu sudah menjadi hal yang sering terjadi setiap kali hujan turun, meski durasinya tidak lama.
“Baru hujan sekitar satu jam saja air sudah naik tinggi. Banyak motor mogok, jadi orang lebih baik putar balik. Drainase disini memang tidak jalan,” ujarnya.
Warga menilai, penyebab utama banjir di kawasan itu adalah saluran drainase yang tersumbat dan tidak mampu menampung air hujan. Sehingga, air cepat meluap ke badan jalan dan mengganggu aktivitas masyarakat yang melintas.
Hingga malam hari, air belum sepenuhnya surut. Pengendara diimbau untuk berhati-hati dan menghindari melintasi kawasan Wanggu saat hujan deras, karena genangan air dapat naik dalam waktu singkat dan berpotensi merusak kendaraan. (**)
Reporter: La Ode Husein







Komentar