Bebi Junaidin Ingin Pulang, Membela Konawe Kepulauan di Porprov

Harianpublik.id,Kendari – Ada satu nama yang ingin dibawa Bebi Junaidin ke arena Porprov Sulawesi Tenggara tahun ini: Konawe Kepulauan.

Selama ini, pemanah asal Desa Roko-Roko, Wawonii Tenggara, itu lebih sering berdiri di garis tembak dengan membawa nama daerah dan klub lain. Kini, setelah bertahun-tahun menempuh kompetisi dan mengumpulkan pengalaman, Bebi ingin bertanding untuk tanah kelahirannya sendiri.

Bebi bukan datang dengan tangan kosong. Atlet kelahiran 5 September 1999 itu telah mengoleksi tujuh medali, terdiri atas empat emas, satu perak, dan dua perunggu.

Pada Kejuaraan Bupati Kolaka 2022, ia meraih dua emas bersama Kendari Archery Team. Di Porprov Sulawesi Tenggara 2022, Bebi memperkuat Kota Kendari dan membawa pulang dua perunggu.

Pada 2023, ia meraih perak bersama Saat Archery Team dalam Kejuaraan Panahan BPK Archery dan Gubernur Cup I Sulawesi Tenggara. Pada tahun yang sama, ia juga menjadi peserta Pra-PON Bogor dengan mewakili Sulawesi Tenggara.

Prestasinya berlanjut di Bau-Bau Cup 2024. Bersama Saat Archery Team, Bebi kembali meraih dua emas.

Medali-medali itu menjadi catatan perjalanan. Tetapi bagi Bebi, ada satu capaian yang belum lengkap: membela daerah tempat ia dilahirkan.

Dari Roko-Roko, ia telah membawa panahnya ke berbagai arena. Nama Kendari pernah ia bawa. Nama klub pernah ia perjuangkan. Bahkan nama Sulawesi Tenggara pernah ia wakili.

Porprov tahun ini menjadi harapan bagi Bebi untuk mengenakan seragam Konawe Kepulauan dan bertanding atas nama daerah sendiri. Jika kesempatan itu terwujud, pengalaman yang selama ini ia kumpulkan di luar daerah akan menjadi bekal untuk membawa prestasi pulang ke Wawonii.

Sebab bagi seorang atlet, kemenangan tidak selalu berhenti pada medali.

Ada kebanggaan lain ketika medali itu dipersembahkan untuk tanah tempat ia pertama kali bermimpi menjadi juara.

Bebi ingin pulang. Kali ini, bukan sekadar sebagai atlet, tetapi sebagai putra Wawonii yang membawa nama Konawe Kepulauan. (**)

Komentar