Cegah Pernikahan Dini, Bupati Bombana Ajak Remaja Prioritaskan Sekolah

Harianpublik.id,Bombana – Bupati Bombana Burhanuddin, mengingatkan para remaja agar tidak terburu-buru menikah di usia muda. Pesan ini ia sampaikan saat membuka kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) dalam rangka HUT PGRI ke-80 di Bombana, pada Selasa (28/10).

“Setiap anak Indonesia wajib menuntaskan pendidikan dasar 12 tahun atau minimal SLTA.

Bupati Bombana juga menghimbau kepada para guru untuk mengingatkan peserta didik akan bahaya pernikahan dini sebab menjadi tantangan serius  yang berdampak pada terhentinya pendidikan, berdampak pada Sumber Daya Manusia (SDM) serta pembangunan negara.

“Anak-anak kita harus didorong untuk fokus belajar dulu. Pemerintah sudah membuka banyak akses pendidikan, tinggal kemauan mereka untuk memanfaatkannya,” tegasnya.

Burhanuddin juga mengajak orang tua, guru, dan masyarakat untuk bersama-sama memberikan pemahaman kepada remaja tentang pentingnya menyelesaikan pendidikan 12 tahun.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Dengan ilmu, mereka bisa mengubah nasib keluarga dan membawa Bombana lebih maju,” tutupnya. (**)

Reporter: Ismi Azizah

Komentar