HarianPublik.id,Konawe Kepulauan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Kepulauan (Konkep) melalui Dinas Pertanian (Distan) Konkep intensifkan layanan kesehatan ternak sapi untuk meningkatkan kesehatan dan produktivitas hewan, serta mencegah penyebaran penyakit melalui pemeriksaan kesehatan rutin.
Distan juga melakukan pengawasan intensif terhadap hewan ternak yang sehat dan terjangkit penyakit untuk mencegah penyebaran penyakit, seperti penyakit Penyakit Lotr (LSD atau Lumpy Skin Disease) yang disebabkan oleh virus dan penyakit Bali Ziekte adalah reaksi alergi atau hipersensitivitas akibat konsumsi tumbuhan Lantana Camara.
“Dinas Pertanian Konkep melalui Bidang Peternakan setiap bulan telah dijadwalkan untuk pelayanan kesehatan pada ternak dan turun langsung di tujuh kecamatan se Kabupaten Konawe Kepulauan,” ungkap Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Konkep, Suwarno, pada Kamis (12/6/2025).
“Kami terun secaa bergiliran bersama dengan teman teman penyuluh untuk pelayanan kesehatan pada ternak,” sambungnya.
Dia menambahkan, Distan Konkep juga memiliki kontak person terkait ada ternaknya masyarakat yang sakit. Dimana bisa langsung dihubungi melalui penyuluh pertanian yang ada di kecamatan atau langsung menghubungi Dinas Pertanian Konkep.
Selain itu, Distan Konkep juga telah menyiapkan satu dokter hewan dan empat tenaga perawat hewan, yang selalu mendampingi dokter saat turun ke lapangan.
“Ada dua jenis penyakit sapi yang mematikan ternak sapi jika tidak ditangani cepat, yaitu penyakit Lotr dan penyakit Bali Ziekte atau keracunan makanan pada sapi yang mengonsumsi tumbuhan jenis Lantana Camara,” ulas Suwarno menjelaskan.
Kepala Bidang Peternakan itu berharap, dukungan dari masyarakat terutama peternak agar berkolaborasi untuk menjamin ternaknya agar bisa lebih sehat.
“Ketika ternak sapinya diserang penyakit, agar kiranya langsung menghubungi tenaga penyuluh pertanian terdekat atau langsung ke Dinas Pertanian Konkep, agar ditangani secepatnya,” pungkasnya. (**)
Penulis: Rahmad







Komentar