Harianpublik,Bombana – Disiplin aparatur sipil negara (ASN) kembali menjadi sorotan di Kabupaten Bombana. Kamis (28/8/2025) pagi, Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan mendapati sejumlah pegawai yang belum hadir di jam kerja.
Tanpa pemberitahuan sebelumnya, Ahmad Yani mendatangi satu per satu kantor OPD, mulai dari Dinas Sosial, Dinas Perindag, Dinas Perhubungan, Dinas Ketenagakerjaan, Dinas DP3A Bombana, hingga beberapa kantor lain. Tujuannya sederhana, namun sangat krusial yakni memantau langsung kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) dalam melaksanakan tugas pelayanan publik.
Namun, yang ditemui Ahmad Yani justru jauh dari harapan. Berdasarkan pantauan awak media terdapat beberapa ruangan kantor yang tampak lengang. Kursi-kursi pegawai kosong, meja-meja kerja belum terisi, padahal jam kerja resmi telah dimulai. Kehadiran Wakil Bupati yang datang lebih awal dari jam kerja praktis membuat suasana menjadi tegang.
Tanpa banyak basa-basi, Ahmad Yani langsung memberi instruksi kepada pejabat yang mendampinginya agar mencatat secara detail daftar pegawai yang hadir maupun yang absen.
“Silakan catat semua yang hadir. Sebelum zuhur saya sudah terima di kantor datanya. Catat juga yang belum hadir hingga saat ini,” tegasnya.
Nada serius yang disampaikan Wakil Bupati membuat suasana sidak semakin mengeras. Beberapa pegawai yang sudah hadir sejak pagi tampak lega karena berada di tempat, sementara kantor yang masih kosong menjadi sorotan tajam Ahmad Yani.
Bagi Ahmad Yani, disiplin ASN bukan hanya soal hadir atau tidaknya di kantor, tetapi juga menyangkut tanggung jawab moral sebagai pelayan masyarakat. Menurutnya, bagaimana mungkin pelayanan publik bisa berjalan maksimal jika pegawainya tidak hadir tepat waktu?
Sidak ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi ASN Bombana. Ahmad Yani mengingatkan bahwa aparatur adalah teladan bagi masyarakat, sehingga kehadiran dan kedisiplinan merupakan hal mutlak yang harus ditegakkan. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak akan segan menindak ASN yang malas, apalagi jika hal itu merugikan kepentingan masyarakat luas.
Sidak Wakil Bupati Bombana kali ini bukan hanya rutinitas, tetapi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah serius menegakkan disiplin dan tidak ingin pelayanan publik di Bombana berjalan setengah hati. (**)
Penulis: Ismi Azizah







Komentar