Pasar Banteng Resmi Beroperasi, Wali Kota Kendari Siapkan Pusat Ekonomi Baru

Harianpublik.id,Kendari – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, SKM, resmi meresmikan Pasar Banteng di Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, pada Kamis (9/7/2026). Kehadiran pasar ke-12 di Kota Kendari ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat, membuka peluang usaha baru bagi pelaku UMKM, sekaligus menjadi solusi penataan aktivitas perdagangan dengan mengurangi keberadaan pasar liar di tepi jalan.

Peresmian pasar ditandai dengan prosesi pemotongan pita sebagai simbol dimulainya operasional pusat perdagangan baru tersebut. Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kota Kendari, para kepala OPD lingkup Pemerintah Kota Kendari, camat, lurah, tokoh masyarakat, pihak perbankan, serta jajaran Perumda Pasar Kota Kendari.

Wali Kota Siska Karina Imran menyampaikan bahwa Pasar Banteng memiliki peran strategis dalam memperkuat perekonomian daerah melalui distribusi hasil pertanian, perikanan, peternakan, hingga produk UMKM lokal.

“Keberadaan pasar lokal sangat penting karena menjadi jalur distribusi berbagai komoditas hasil pertanian, perikanan, peternakan, serta produk UMKM masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, pertumbuhan penduduk Kota Kendari yang terus meningkat harus diimbangi dengan penyediaan fasilitas perdagangan yang tertata, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Siska juga mengapresiasi sinergi antara Pemerintah Kota Kendari, Perumda Pasar, dan pihak swasta dalam menghadirkan Pasar Banteng sebagai pusat aktivitas ekonomi baru bagi masyarakat Kecamatan Poasia dan sekitarnya.

“Ini merupakan bentuk kolaborasi yang sangat baik antara pemerintah dan pihak swasta dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kehadiran Pasar Banteng diharapkan dapat menjadi pusat aktivitas ekonomi baru yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” katanya.

Selain menjadi pusat perdagangan, Pasar Banteng juga diharapkan mampu menekan keberadaan pasar liar yang selama ini beroperasi di bahu jalan dan kerap mengganggu ketertiban serta kelancaran arus lalu lintas. Dengan area yang luas dan fasilitas yang lebih representatif, para pedagang diharapkan dapat berjualan dengan lebih tertib dan nyaman.

Pada kesempatan itu, Wali Kota juga memperkenalkan Program UMKM Maju, salah satu program prioritas Pemerintah Kota Kendari yang memberikan bantuan modal usaha tanpa bunga kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

“Pemerintah Kota Kendari terus berkomitmen mendukung pelaku UMKM melalui bantuan permodalan, pendampingan usaha, serta berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Siska mengajak seluruh pedagang, pengelola pasar, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan, ketertiban, serta keamanan Pasar Banteng agar menjadi pasar yang nyaman dan semakin diminati masyarakat.

Dengan diresmikannya Pasar Banteng, Pemerintah Kota Kendari optimistis pusat perdagangan baru tersebut akan menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi, memperluas kesempatan berusaha, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kecamatan Poasia dan wilayah sekitarnya. (**)

Komentar