HarianPublik.id,Kendari – Guna menggencarkan upaya pencegahan bullying di kalangan pelajar, Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) terus melakukan sosialisasi dan penyuluhan di Pondok Pesantren Ummusshabri, Kota Kendari, pada Selasa (15/7/2025).
Penyuluhan ini menyasar pelajar tingkat menengah yang menempuh pendidikan di pondok tersebut. Sementara itu, Tim Ditbinmas yang hadir dipimpin oleh AKP Mukhammad Basuni bersama empat personel lainnya yakni Ipda Muhammad Aris, Aiptu Suherman, Aipda Abu Rizal, dan Briptu Zulkifli.
Dalam sesi penyuluhan, para narasumber menyampaikan pentingnya memahami dampak psikologis dan hukum dari tindakan perundungan, serta mendorong budaya saling menghargai di lingkungan sekolah dan asrama.
“Bullying bukan hanya merusak mental korban, tapi juga merusak lingkungan pendidikan. Melalui kegiatan ini, kami ingin pelajar menyadari sejak dini bahwa perundungan bukanlah hal yang bisa ditoleransi,” ujar AKP Mukhammad Basuni.
Selain itu, pihak Ditbinmas juga mengajak pihak sekolah dan guru untuk memperkuat sinergi dengan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan belajar.
Kegiatan berlangsung tertib dan penuh antusiasme dari peserta. Para santri dan pengajar menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polda Sultra dalam membina pelajar agar tumbuh dalam lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari kekerasan. (**)









Komentar