Dua Srikandi Polda Sultra Tembus Misi Perdamaian Internasional PBB di Afrika Tengah

Harianpublik.id,Kendari – Dua Polisi Wanita (Polwan) asal Polda Sulawesi Tenggara dipercaya mengemban tugas dalam misi perdamaian internasional Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Republik Afrika Tengah.

Keduanya yakni Brigpol Dwi Nurrohmah Muntalib, S.H., M.H. dan Briptu Azalya, S.H. Mereka terpilih menjadi bagian dari kontingen Formed Police Unit (FPU) 8 MINUSCA, yang akan menjalankan tugas dalam misi perdamaian PBB.

Keikutsertaan dua srikandi Polda Sultra ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi institusi kepolisian dan masyarakat Sulawesi Tenggara. Mereka tidak hanya membawa nama Polda Sultra, tetapi juga membawa nama Indonesia dalam tugas kepolisian di tingkat internasional.

Prestasi tersebut semakin istimewa bagi Brigpol Dwi Nurrohmah Muntalib. Ia tercatat sebagai salah satu lulusan Polwan terbaik, setelah melewati proses pendidikan dan seleksi yang ketat.

Dalam penugasan tersebut, para personel diperkirakan akan menjalankan misi selama 12 hingga 14 bulan. Mereka akan ditempatkan di Bangui, Republik Afrika Tengah, sebagai salah satu wilayah tugas misi MINUSCA di bawah mandat PBB.

Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri Irjen Pol Dr. Untung Widyatmoko, S.I.K., M.H., mengatakan personel yang terpilih akan menjalankan tugas di Afrika Tengah, khususnya di Bangui.

“Para personel akan dikirim ke Afrika Tengah, tepatnya di Bangui yang merupakan daerah tugas PBB,” ungkap Untung saat prosesi pembaretan yang digelar di kawasan Gumuk Pasir, Parangtritis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pada seleksi tahun ini, sebanyak sembilan personel Polda Sulawesi Tenggara berhasil terpilih dalam kontingen FPU 8 MINUSCA. Mereka terdiri dari tujuh polisi laki-laki dan dua polisi wanita.

Keberangkatan Brigpol Dwi Nurrohmah Muntalib dan Briptu Azalya menjadi bagian dari kontribusi personel Polri dalam misi perdamaian internasional.

Dari Bumi Anoa, dua srikandi Polda Sultra kini membawa semangat pengabdian Indonesia untuk menjalankan tugas kemanusiaan dan perdamaian di Afrika Tengah. (**)

Komentar