HarianPublik.id,Kendari – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) terus berkomitmen memajukan industri properti di Bumi Anoa.
Untuk mewujudkan komitmen itu, APERSI Sultra menjalin kerjasama dengan sembilan kabupaten kota untuk menyediakan perumahan berkualitas dengan harga terjangkau bagi masyarakat, khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN).
Kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) tersebut disepakati dan ditandatangi di sela sela Musyawarah Daerah (Musda) ke I APERSI Sultra dengan tema “Bersama APERSI Memajukan Industri Properti di Sulawesi Tenggara” yang digelar di Claro Hotel Kendari, pada Rabu (18/7/2024).
Ketua Umum APERSI, Junaidi Abdillah mengungkapkan bahwa dalam Musda pertama APERSI Sultra menyepakati komitmen dalam menghadirkan perumahan layak huni bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Sulawesi Tenggara salah satu lumbung KPR ASN terbesar nasional. Dan ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain karena menjadi kabahagiaan ketika daerah kita bisa mewujudkan hunian yang besar dan nyaman bagi ASN untuk mendapatkan program rumah KPR,” ungkap Junaidi.
Ia juga memberikan penghargaan kepaa Bank BTN atas perannya dalam memenuhi kebutuhan perumahan layak bagi masyarakat, dengan harapan agar semua kalangan terakomodasi. Kata dia, industri perumahan bisa memberikan kontribusi yang besar bagi kesejahteraan masyarakat.
Junaidi berharap, Musda pertama APERSI Sultra dapat melahirkan ketua yang dapat merangkul semua anggota sehingga dapat memajukan Industri Properti di Bumi Anoa.
Sementara itu, Ketua Panitia Musda I DPD APERSI Sultra, Syamsuddin menambahkan, kerjasama dengan kabupaten kota ini merupakan wujud komitmen APERSI Sultra dalam mendukung program pemerintah.
“Kerjasama dengan kabupaten kota ini merupakan wujud komitmen APERSI Sultra dalam mendukung program pemerintah untuk menyediakan hunian layak bagi masyarakat, khususnya bagi ASN dan Pegawai P3K,” ucap Ir. Syamsuddin.
Diharapkan melalui kerjasama ini, para ASN dan Pegawai P3K di Sultra dapat memiliki rumah yang nyaman dan terjangkau, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup mereka dan keluarga.
“Dengan sinergi antara pengembang perumahan, pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait lainnya, kami yakin bahwa kebutuhan hunian masyarakat Sultra dapat terpenuhi dengan baik,” tandasnya. (**)







Komentar