Gaun Daur Ulang dari Bungkus Nasi dan Sendok Plastik Jadi Sorotan di Devile HUT RI ke-80 Bombana

Harianpublik,Bombana – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Selasa (12/8/2025), berlangsung penuh warna. Ratusan peserta memadati barisan devile, menampilkan kostum dan atribut terbaik. Namun, dari sekian banyak kontingen, sorotan publik justru tertuju pada penampilan unik dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Perindagkop) Kabupaten Bombana.

Bukan sekadar busana adat atau seragam resmi, kontingen ini menghadirkan gaun menawan yang dibuat sepenuhnya dari bahan tak biasa yakni bungkus nasi dan sendok plastik bekas.

Gaun tersebut dikenakan oleh salah satu pegawai Dinas Perindagkop, Warna-warna cerah bungkus nasi yang telah dicuci bersih berpadu dengan kilau sendok plastik yang disusun rapi menyerupai payet, menciptakan kesan elegan meski berbahan sederhana.

Sekretaris Dinas Perindagkop dan UKM Kabupaten Bombana, Fatmawati, menjelaskan bahwa ide ini berawal dari kepedulian terhadap masalah sampah plastik di lingkungan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa barang yang dianggap sampah sebenarnya bisa diolah menjadi sesuatu yang indah dan bernilai seni. Sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan plastik,” ujarnya.

Proses pembuatannya tidak instan. Fatmawati mengungkapkan, tim kreatif membutuhkan waktu sekitar satu bulan untuk merancang dan merakit busana tersebut. Bahan-bahan dikumpulkan dari warung makan dan kegiatan masyarakat, kemudian dibersihkan, dikeringkan, dan dirangkai menjadi gaun yang kokoh sekaligus nyaman dipakai.

Kehadiran gaun ini sukses mencuri perhatian penonton di sepanjang rute devile. Banyak warga yang menghentikan langkah hanya untuk mengabadikan momen, bahkan membagikannya ke media sosial.

Penampilan Dinas Perindagkop ini bukan hanya mempercantik perayaan HUT RI, tetapi juga menyampaikan pesan penting bahwa kreativitas dapat menjadi senjata ampuh dalam mengurangi sampah dan menjaga kelestarian bumi. (**)

Penulis: Ismi Azizah

Komentar