Harianpublik.id,Simeulue – Bangunan Gedung Olahraga (GOR) yang berada di Desa Sinabang Kecamatan Simeulue Timur terbengkalai. Hingga saat ini, gedung itu belum dapat difungsikan untuk kegiatan olahraga. Padahal sudah menghabiskan Dana Alokasi Khusus (DAK) belasan miliar rupiah.
Meski telah dibangun sejak tahun 2019 namun gedung olahraga yang berdekatan dengan taman Kota Sinabang belum bisa digunakan seperti peruntukan fungsi bangunan aktivitas masyarakat.
Agam Becu, salah seorang warga di Kota Sinabang mengaku sangat prihatin terhadap keberadaan bangunan GOR yang belum dapat digunakan.
“Kabupaten Simeulue akan menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Aceh yang akan dilaksanakan November mendatang. Saya berharap agar pemerintah segera mencari solusi terhadap bangunan GOR sehingga bisa dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan iven MTQ tingkat provinsi,” harap Agam saat ditemui beberapa waktu lalu.
Selain itu, keberadaan GOR yang dibiarkan terbengkalai tersebut sangat rawan terhadap terjadinya kenakalan remaja terutama pada malam hari. Sebab bangunan GOR yang minim pengawasan dan tidak adanya fasilitas lampu penerangan yang berada di dalam bangunan itu sendiri. Ditambah lagi, kaca jendela bangun GOR tersebut sudah banyak yang pecah.
Sementara itu, Kadis Pemuda dan Olahraga Kabupaten Simeulue, Jamal Abdi yang dikonfirmasi media ini, menuturkan bahwa keberadaan bangunan GOR hingga kini belum dapat difungsikan sebagaimana mestinya.
“Kami sudah mengajukan anggaran untuk lanjutan pembangunan GOR, namun hingga saat ini belum juga tertampung, baik melalui dana APBK, Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) maupun Dana Alokasi Khusus (DAK),” singkatnya. (**)
Penulis: Helman







Komentar