Harianpublik.id,Kendari – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari tengah melakukan penataan di kawasan Kali Kadia. Lapak-lapak pedagang buah disana sudah dibongkar untuk disterilkan dan nyaris tidak ada lagi. Meski begitu masih ada beberapa pedagang buah-buahan yang memilih tetap berjualan di kawasan itu meskipun omset mereka menurun.
Awalnya, memang para pedagang buah menolak upaya pembongkaran, namun setelah janji Pemkot Kendari bakal mengembalikan fungsi lapak, mereka pun setuju. Mereka pun hanya bisa berpasrah dan menunggu janji pemerintah mendirikan kembali lapak jualan mereka.
Pasalnya, puluhan pedagang itu dijanjikan lapak yang layak bagi pedagang. Janji itu rencananya akan direalisakan Pemerintah Kota Kendari pada awal tahun 2024 mendatang.
Janji yang bubuhi tanda tangan para pedagang dan disepakati bersama Pemerintah Kota Kendari menjadi pelengkap kesepakatan saat proses eksekusi lapak.
Sayangnya, sampai saat ini Kali Kadia masih belum memperlihatkan adanya tanda-tanda aktifitas pembangunan lapak bagi pedagang ataupun menyiapkan lokasi sementara bagi para pedagang yang berjumlah 144 orang itu.
Beberapa waktu lalu, Tim Media Harianpublik.id, mencoba menelusuri bekas-bekas lapak pedagang buah di Kali Kadia yang tersapu bersih oleh tim relokasi Pasar Buah Kota Kendari.
Salah seorang pedagang yang memilih tetap berdagang disana, Ibu Nursia (49), terpaksa harus bersabar menanti janji Pemerintah Kota Kendari untuk mendapatkan lapak buah baru yang ia mimpikan.
“Kami menagih janji pemerintah, karena saat itu ada kesepakan kami hitam diatas putih dan ditanda tangan bersama,” ucapnya saat dikonfirmasi media ini.
Dia juga mengatakan bahwa ia dan pedagang lainnya akan terus menagih janji itu, karena sebagai pedagang yang menggantung hidupnya berdagang setiap harinya, merasa rugi dengan adanya relokasi itu.
“Dulu kami dapat sebulan sekitar dua jutaan, sekarang tidak sampai dua juta karena pembeli taunya pasar buah sudah habis digusur,” cetusnya.
Tidak hanya itu, Mariana (36) juga turut merasakan dampak yang sama dengan adanya relokasi Pemkot Kendari tersebut. Dirinya tetap akan menagih janji pemerintah yang sebelumnya akan mengembalikan pedagang ke lokasi semula.
Sebelum direlokasi, Pemkot Kota Kendari akan merampungkan lapak pasar buah sebelum akhir 2023.
“Pemerintah menargetkan akan merampungkan lapak kami sebelum akhir tahun 2023 dan mengembalikan 114 pedangang ke lokasi semula tanpa adanya penambahan jumlah pedagang,” katanya.
Dia juga berharap kepada Pemkot Kendari agar segera merealisasikan lapak yang pernah dijanjikan sebelumnya.
Sampai berita ini ditayangkan, tim media ini sedang mencoba mengkonfirmasi Pemerintah Kota Kendari. (Red)













Komentar