Harianpublik.id,Simeulue – Lembaga Pemantau Lelang Aceh (LPLA) mendesak Pokja ULP Kabupaten Simeulue untuk melakukan tender ulang terhadap 4 paket pekerjaan proyek karena alasan gangguan tekhnis pada server LPSE, pada Selassa (6/6/2023).
Hal itu disampaikan Nasrudin Bahar selaku koordinator LPLA. Ia memberikan saran kepada Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Kabupaten Simeulue agar memberikan kesempatan kepada calon penyedia yang gagal pada saat mengupload penawaran karena alasan gangguan pada server LPSE Kabupaten Simeulue.
“Karena kejadian gangguan server sejak 1 hari sebelum batas akhir upload penawaran yaitu tanggal 5 Juni pukul 8.00 Pagi WIB. Server LPSE Kabupaten Simeulue baru bisa berfungsi normal tanggal 5 juni pukul 11.00 WIB,” ucapnya.
Sambung Nasrudin, seharusnya Pokja Kabupaten Simeulue sejak awal bisa mengantisipasi dengan cara memberi kesempatan kepada calon penyedia sampai dengan pukul 12 malam. Dengan catatan Pokja pemilihan tidak langsung membuka harga penawaran. Sehingga peserta lain tidak bisa melihat nilai penawaran harga yang sudah duluan mengupload sebelum server terganggu.
“Jika kejadian seperti ini harga penawaran peserta sudah bisa dilihat oleh peserta lainnya. Maka Pokja pemilihan hendaknya melakukan tender ulang. Jika Pokja beralibi karena sudah ada peserta yang masukkan penawaran hal tersebut tidak dibenarkan secara aturan. Dan jika Pokja tetap saja dengan keputusannya tidak melakukan tender ulang, maka keputusan Pokja dalam menetapkan pemenang bisa digugat secara hukum atau dilaporkan kepada APIP Kabupaten Simeulue,” tegas Nasrudin.
Dia menambahkan, APIP selaku Pengawas Internal Pemerintah dapat memberikan saran kepada Pokja pemilihan sebelum kasus ini berlanjut. Sebab ada indikasi perbuatan melawan hukum,” pungkasnya. (**)
Adapun 4 paket pekerjaan proyek tersebut adalah:
1. Pengembangan jaringan distribusi dan sambungan rumah Rp807.300.000
2. Pembangunan RKB Pesantren Mahad Asabil Quran Rp467.500.000
3. Pengembangan jaringan distribusi sambungan rumah Desa Tameng Rp1.200.000.000
4. Pengadaan mesin penggerak perahu Rp813.735.000. (**)
Penulis: Helman







Komentar