Musrenbang Perdana, Pemkab Konkep Tancap Gas Transformasi SDM dan Ekonomi Berkualitas

Harianpublik.id,Konawe Kepulauan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Kepulauan (Konkep) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan di Balai Desa Bobolio, Kecamatan Wawonii Selatan, pada Kamis (12/2/2026).

Musrenbang bertema “Transformasi Pembangunan Sumber Daya Manusia Menunjang Pertumbuhan Ekonomi Berkualitas” ini dilaksanakan serentak di tiga kecamatan, yakni Wawonii Tengah, Wawonii Selatan, dan Wawonii Tenggara.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Konkep, Rifqi Saifullah Razak, ST, didampingi Wakil Bupati Muhamad Farid, SE. Turut hadir Ketua DPRD Konkep Ishak, SE, anggota DPRD Dapil III, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Konkep Ucha Nidya Ramadhani dan Juliatin, para asisten dan staf ahli, kepala OPD, camat, serta kepala desa.

Dalam sambutannya, Bupati Rifqi menegaskan bahwa Musrenbang harus dimaknai sebagai proses perencanaan partisipatif dan ruang pengambilan keputusan yang bertanggung jawab, sekaligus menjadi pondasi pembangunan berkelanjutan.

“Ini merupakan Musrenbang perdana kami bersama Pak Wakil Bupati. Saya berharap melalui forum ini terbangun sinergi antara pembangunan di tingkat desa dan kabupaten,” ujar Rifqi.

Ia menjelaskan, tema Musrenbang tahun ini sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah tahun 2027, yakni transformasi pembangunan SDM untuk menunjang pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.

Rifqi memaparkan enam fokus utama pembangunan daerah. Pertama, peningkatan akses pelayanan kesehatan dengan menempatkan satu bidan dan satu perawat di setiap desa dan kelurahan. Program tersebut, kata dia, telah berjalan di seluruh wilayah Konkep.

Kedua, pemberian beasiswa Wawonii Cerdas dan program pakaian sekolah gratis. Ketiga, peningkatan produktivitas dan nilai tambah ekonomi melalui program petani milenial, nelayan milenial, serta pengembangan usaha ekonomi perempuan.

Keempat, pembangunan infrastruktur dasar perumahan dan peningkatan konektivitas antarwilayah guna mendorong pertumbuhan ekonomi. Kelima, optimalisasi pengelolaan pajak dan retribusi daerah. Keenam, penguatan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

“Alhamdulillah, keenam poin ini sudah kita jalankan dengan baik, walaupun masih ada yang harus dibenahi ke depan,” ungkapnya.

Di tengah keterbatasan fiskal daerah, Rifqi menekankan pentingnya efisiensi dan efektivitas anggaran. Ia meminta seluruh perangkat daerah memastikan setiap program memberikan manfaat nyata, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kita memahami kondisi fiskal saat ini terbatas. Karena itu, setiap anggaran yang keluar harus benar-benar berdampak bagi masyarakat,” pungkasnya.

Melalui Musrenbang ini, Pemkab Konkep berharap seluruh usulan pembangunan dari desa dan kecamatan dapat terakomodir secara terarah, sehingga visi transformasi SDM dan pertumbuhan ekonomi berkualitas dapat terwujud secara bertahap dan berkelanjutan. (**)

Reporter: Rahmad

Komentar