Pemkab Bombana Target Puskesmas Berstatus BLUD di 2026

Harianpublik.id,Bombana – Pemerintah Kabupaten Bombana menargetkan seluruh Puskesmas di wilayahnya dapat berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) pada tahun 2026. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas dan kecepatan layanan kesehatan kepada masyarakat.

Target tersebut disampaikan menyusul capaian Bombana yang telah memenuhi target nasional pemeriksaan kesehatan gratis sebesar 36 persen dari total penduduk. Capaian ini dinilai menjadi modal penting bagi daerah untuk melangkah pada agenda pembenahan tata kelola layanan kesehatan yang lebih adaptif dan responsif.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana, Darwin, menjelaskan bahwa status BLUD memungkinkan Puskesmas memiliki fleksibilitas dalam pengelolaan anggaran. Dengan demikian, unit layanan tidak perlu menunggu perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ketika menghadapi kebutuhan mendesak di lapangan.

“Dengan BLUD, Puskesmas bisa langsung menyesuaikan Rencana Bisnis dan Anggaran apabila terjadi kondisi darurat, seperti wabah atau kebutuhan pelayanan yang meningkat. Ini penting agar pelayanan kepada masyarakat tidak terhambat,” ujar Darwin, Kamis (11/12/2025) .

Ia menambahkan, Bombana menargetkan Puskesmasnya menjadi bagian dari 22 Puskesmas BLUD di Sulawesi Tenggara pada tahun 2026. Transformasi ini diharapkan dapat mempercepat peningkatan mutu layanan dasar, sekaligus memperkuat sistem pelayanan kesehatan daerah.

Meski demikian, Darwin mengakui masih terdapat sejumlah fasilitas kesehatan yang membutuhkan peningkatan sarana dan prasarana. Sebagian kebutuhan tersebut telah diusulkan melalui APBD, sementara sisanya masih menunggu dukungan kemampuan fiskal daerah serta transfer dana dari pemerintah pusat.

“Harapannya, dukungan anggaran dari pusat dapat membantu memenuhi kebutuhan layanan kesehatan di Bombana,” katanya.

Lebih lanjut, Darwin menegaskan bahwa seluruh program dan kegiatan Dinas Kesehatan Bombana diarahkan pada pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) serta diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), RPJMD, dan visi-misi Bupati Bombana.

“Fokus kami adalah pelayanan dasar. Apa yang belum tercapai sebelumnya akan terus kami upayakan agar layanan kesehatan masyarakat semakin baik,” pungkasnya. (**)

Reporter: Ismi Azizah 

Komentar