Pemkab Konkep Perbaiki 24 Rumah Tidak Layak Huni

HarianPublik.id,Konawe Kepulauan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Kepulauan (Konkep) terus berupaya, meniadakan pemukiman tidak layak huni atau kumuh di daerah itu. Terbukti, tahun ini kembali menganggarkan peningkatan kualitas Rumah Tindak Layak Huni (RTLH) sebanyak 24 unit tersebar di 7 kecamatan.

Program tersebut bertujuan untuk mendorong masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan atau perbaikan rumah, bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah agar memiliki kepemilikan.

Hal itu yang disampaikan oleh Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Ir. Munandar Mucharam, ST., M.Si. Ia menyampaikan bahwa rumah tidak layak huni yang dianggarkan oleh APBD Konkep tahun ini, sebanyak 24 unit yang menyasar ke desa-desa. Sedangkan untuk pemerintah provinsi untuk program beda rumah di Konkep sebanyak kurang lebih 10 unit.

“Untuk bantuan rumah tinggal layak huni menggunakan APBD Konkep ini masing – masing dianggarkan sebanyak 20 juta per rumah. Metode penyaluran yaitu berupa bahan bangunan dan upah tukang,” ungkap Munandar Muchram saat ditemui baru baru ini.

Munandar menjelaskan, pogram ini merupakan bantuan dari Pemerintah Kabupaten untuk merangsang masyarakat agar membangun rumah layak huni. Sehingga diharapkan ada swadaya masyarakat dalam membangun rumah tersebut.

“Kategori rumah tidak layak huni itu ada beberapa aspek seperti struktur bangunan, misalnya dinding retak/roboh atau atap bocor, tidak ketersediaannya air minum, tidak ada sanitasi, tidak ada penerangan dan rumah yang sempit untuk jumlah penghuni,” ungkapnya.

Lebih lanjut Munandar mengatakan, saat ini untuk rumah tidak layak huni yang sementara diusulkan di pemerintah pusat kurang lebih 300 unit, melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), untuk klasifikasi peningkatan kualitas rumah tidak layak huni.

Ia berharap kepada pemerintah desa di Konkep untuk bersinergi dalam penataan perumahan tidak layak huni agar ada sebagian dari anggaran Dana Desa yang dialokasikan untuk peningkatan kualitas RTLH.

“Belum lama ini, kami melaksanakan rapat zoom bersama Kemendagri sesuai arahannya kalau bisa ada sebagian dari anggaran Dana Desa yang dialokasikan untuk penanganan rumah tidak layak huni,” ucapnya.

“Misalnya satu desa bisa dianggarkan 3 unit rumah tidak layak huni, jadi 89 desa di Konkep kalau rata-rata membangun bisa mencapai 267 rumah yang telah dibangun untuk membantu peningkatan kualitas rumah layak huni di Konkep,” pungkasnya. (**)

Penulis: Rahmad

Komentar