Harianpublik.id,Konawe Kepulauan – Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe Kepulauan (Kantah Konkep) terus mendorong terwujudnya kepastian hukum hak atas tanah melalui program Reforma Agraria. Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan menggelar Penyuluhan Redistribusi Tanah Tahun Anggaran 2026 di Desa Wawobili, Kecamatan Wawonii Barat, Rabu (21/1/2026).
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada masyarakat terkait program redistribusi tanah, sekaligus mempersiapkan calon penerima manfaat agar proses pelaksanaannya berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran.
Penyuluhan tersebut dihadiri oleh Kepala Seksi Pendaftaran dan Penetapan Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe Kepulauan, Muhammad Ryan Kachfi Boer, S.H., LL.M., serta diikuti oleh aparat desa dan masyarakat Desa Wawobili yang menjadi target penerima program redistribusi tanah.
Dalam pemaparannya, Muhammad Ryan Kachfi Boer menjelaskan bahwa redistribusi tanah merupakan program strategis nasional yang bertujuan memberikan legalitas aset kepada masyarakat. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan melalui pemanfaatan tanah secara produktif dan berkelanjutan.
“Redistribusi tanah tidak hanya soal sertipikat, tetapi juga tentang membuka akses ekonomi dan menciptakan kepastian hukum bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan tahapan teknis pelaksanaan redistribusi tanah, mulai dari pendataan subjek dan objek, proses verifikasi lapangan, hingga penerbitan sertipikat hak atas tanah. Masyarakat diimbau untuk berperan aktif serta menyiapkan dokumen pendukung yang dibutuhkan agar seluruh tahapan dapat berjalan lancar.
Melalui kegiatan ini, Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe Kepulauan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan pertanahan yang profesional, transparan, dan akuntabel, sekaligus mendukung percepatan pelaksanaan Reforma Agraria di wilayah Konawe Kepulauan.
Diharapkan, pelaksanaan program redistribusi tanah di Desa Wawobili dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kecamatan Wawonii Barat. (**)








Komentar