Harianpublik.id,Simeulue – Dewan Pimpinan Cabang Projo Kabupaten Simeulue mendesak DPRK Simeulue untuk mengevaluasi kinerja Penjabat (Pj) Bupati Simeulue. Pasalnya, sejak dilantik 22 Juli 2022, dimana sudah hampir setahun memimpin Simeulue, kinerja Ahmadlyah dinilai tidak maksimal dalam pembangunan daerah.
“Sama sekali belum menunjukan kinerja yang maksimal bagi pembangunan di pulau Simeulue,” ucap Ketua Projo DPC Simeulue Yusuf Daud, pada Senin (29/5/2023).
“Saya sangat khawatir dengan waktu jabatan yang singkat ini, Pj Bupati Simeulue Ahmadlyah tidak mampu memberikan perubahan yang bisa diberikan kepada masyarakat Kabupaten Simeulue,” sambungnya.
Yusuf menambahkan, jabatan yang diemban Pj Bupati merupakan jabatan yang diberikan amanat oleh Pemerintah Pusat, yang seharusnya bisa memberikan perubahan yang signifikan kepada masyarakat Kabupaten Simeulue.
Dia menyebutkan bahwa pekerjaan rumah Pj Bupati masih banyak yang belum terselesaikan. Misal, status PDKS yang belum jelas mau dibawa kemana. Selain itu, kasus IJP yang juga masih berproses sudah sekian lama serta proyek proyek daerah yang masih belum bisa direalisasikan maksimal.
“Saya harap teman teman di DPRK Simeulue memahami kondisi real yang sekarang dirasakan masyarakat kita. Kalau memang tidak mampu memimpin pulau ini mundur saja. Mungkin kita bisa percayakan sama yang bisa dan mampu bekerja cepat untuk membangun pulau Simeulue ini,” pungkas Yusuf Daud. (**)
Penulis: Helman













Komentar