Harianpublik,Bombana – Suara gong yang menggema di Alun-Alun Kasipute, pada Selasa (12/8/2025), menandai dimulainya Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) antar kecamatan tingkat Kabupaten Bombana dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan masyarakat yang antusias mengikuti ajang ini. Ia juga menegaskan bahwa Porseni bukan sekadar perlombaan, tetapi juga wadah memperkuat persatuan, menumbuhkan sportivitas, dan mengasah kreativitas.
“Porseni ini adalah wujud rasa syukur kita atas kemerdekaan, sekaligus ajang untuk mempererat persaudaraan antarwarga. Melalui olahraga dan seni, kita perkuat semangat kebersamaan yang menjadi modal penting dalam membangun Bombana,” ujar Burhanuddin.
Tahun ini, Porseni mempertandingkan berbagai cabang olahraga seperti sepak bola, bola voli, bulu tangkis, tenis meja, dan futsal, serta menggelar lomba seni seperti tari tradisional, menyanyi, lomba MC, paduan suara, dan gerak jalan indah.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Bombana, dengan dukungan penuh dari masyarakat yang hadir memadati lokasi acara. Bupati Burhanuddin berharap seluruh peserta dapat bertanding dengan semangat sportif dan menjadikan ajang ini sebagai pengalaman berharga untuk meningkatkan prestasi daerah.
Orang nomor satu di Kabupaten Bombana itu menaruh harapan besar agar ajang ini dapat melahirkan bibit-bibit unggul di bidang olahraga dan seni, yang kelak mampu membawa nama Bombana ke tingkat yang lebih tinggi.
“Kompetisi ini bukan hanya untuk hiburan, tetapi juga menjadi wadah mencari dan membina talenta-talenta terbaik yang kita miliki,” tegasnya.
Dengan dibukanya Porseni HUT RI ke-80 ini, semangat persatuan dan kebersamaan di Kabupaten Bombana diharapkan semakin kokoh, seiring dengan semarak peringatan kemerdekaan di seluruh penjuru daerah.
“Saya berharap Porseni ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mampu menggali potensi lokal di bidang olahraga dan seni. Mari kita jadikan ajang ini sebagai tradisi tahunan yang selalu dinanti masyarakat,” tutupnya. (**)
Penulis: Ismi Azizah













Komentar