Harianpublik.id,Kendari – Sejak dipercaya sebagai tuan rumah Pekan Tilawatil Qur’an Nasional (PTQN) ke-53 RRI tahun 2023, Sulawesi Tenggara (Sultra) terus melakukan persiapan bersama pihak penyelenggara demi menyukseskan event tahunan itu.
Berbicara soal tuan rumah, Ali Mazi selaku Gubernur memang sudah khatam. Terbukti, tak sedikit event nasional sukses digelar di Sultra.
Pasalnya, PTQN ke-53 RRI 2023 bakal bergulir di Kota Kendari pada 1 sampai dengan 6 April mendatang.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra bersama penyelenggara Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI siap menyukseskan event religi tersebut. Saat ini, pihak panitia tengah mentangkan seluruh persiapan pelaksanaan PTQN 2023.
Guna memastikan persiapan tersebut, Direktur Layanan dan Pengembangan Usaha LPP RRI yang juga sebagai Ketua Panitia PTQ, Yonas Markus Tuhuleruw bersama Pemprov Sultra meninjau langsung lokasi venue di Eks MTQ Kendari, pada Kamis (30/3).
“Sesuai hasil rapat semalam, kesiapan venue lomba sudah mencapai 75 persen. Diharapkan waktu tersisa sampai tanggal 1 April sudah tuntas, baik dalam persiapan venue pembukaan, venue pelaksanan kegiatan dan penutupan,” ujar Yonas.
Dia melanjutkan, pelaksanaan lomba bakal berlangsung di empat titik venue. Diantaranya adalah Tugu Persatuan Eks MTQ, Masjid Al Alam, Masjid Al Kautsar Kendari dan di Balai Kota Kendari.
“Untuk kesiapan peserta secara bertahap hari ini mulai datang karena tersebar di seluruh Indonesia. Paling lama besok semua. Jadi perlombaan ini antar Satker tetapi mewakili kabupaten kota dan provinsi. Pesertanya 200 lebih sampai 300 karena ada empat jenis lomba, masing-masing putra dan putri,” terang Yonas.
Sementara itu, sambung Yonas, dari sisi kesiapan dewan hakim dan panitera didatangkan langsung dari Kementerian Agama (Kemenag), semuanya sudah siap 100 persen.
“Dari sisi kesiapan dewan hakim dan panitera, itu semua dari Kementerian Agama. Mereka sudah siap 100 persen. Peserta juga oke 100 persen siap,” tuturnya.
Ia menambahkan, PTQN 2023 akan memperlombakan sejumlah lomba. Yakni lomba Tilawah, Tahfiz, Tausiyah dan Tartil Quran bagi penyandang disabilitas sensorik netra.
Yonas juga menuturkan, Pekan Tilawatil Quran merupakan kolaborasi kerjasama dan sinergitas antar tiga pihak yakni, RRI sebagai penyelenggara. Lalu kemudian, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara sebagai tuan rumah dan didukung oleh Kementerian Agama RI. Pelaksanaan Pekan Tilawatil Quran sendiri mulai dilaksanakan oleh RRI sejak 1968.
Untuk siketahui, hingga saat ini pihak panitia masih melakukan koordinasi dengan sekretariat Presiden. Panitia berharap Presiden Jokowi ada waktu membuka kegiatan PTQ Nasional di Sultra. (**)







Komentar