Harianpublik.id,Muna- Rekomendasi B. Persetujuan Parpol KWK dari Partai Golongan Karya (Golkar) untuk bakal calon Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Muna sontak menjadi perhatian publik, setelah adanya pucuk pimpinan di DPP Partai dari Airlangga Hartarto ke Bahlil Lahadalia pasca Munas, baru-baru ini.
Pasalnya, partai berlambang Pohon Beringin itu yang sebelumnya memberikan rekomendasi kepada pasangan Rajiun – Purnama untuk Pilkada Muna kini malah berpaling kepada figur lain yaitu La Ode Kardini yang juga bakal calon Bupati Muna.
Namun perlu diketahui bersama, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muna Rajiun – Purnama sejak awal “tak melirik” partai Golkar. Sehingga perubahan arah dukungan partai itu tak bisa memutuskan langkah pasangan yang berakronim RahmaT-Nya Muna itu untuk bertarung pada Pilkada Muna 2024.
Bagaimana tidak, karena LM Ikhsan Taufik Ridwan sebelumnya digadang-gadang maju sebagai calon Bupati Muna dari Partai Golkar.
Apalagi saat ini, Rajiun – Purnama telah memiliki dua rekomendasi yakni dari Partai PKB dan Gerindra dan memenuhi syarat untuk dibawa di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Muna saat pendaftaran.
Liaison Officer (LO) RahmaT- Nya Muna, Muhammad Taufan, menegaskan sangat keliru kalau ada pihak yang mengatakan pasangan Rajiun Tumada-Purnama Ramadhan gigit jari kalau Golkar berpindah haluan kepada bakal calon pasangan lain.
“itu cara pandang yang sangat salah, karna sejak awal memang kami sudah cukup dengan Gerindra dan PKB ditambah dukungan dari PSI,” ujarnya, Senin (26/08/2024).
Dia menegaskan bahwa dengan dukungan dua partai yaitu Gerindra dan PKB pasangan RahmaT-nya sangat optimis menatap perhelatan Pilkada di Bumi Sowite 27 November 2024 mendatang. Oleh karena itu, jangan perna ada yang meragukan pasangan yang punya cita-cita membawa perubahan Muna lima tahun kedepan ini.
“Semua syarat calon dan pencalonan sudah rampung dan lengkap. Jadi sesuai jadwal, RahmaT- Nya Muna tetap mendaftar di KPU Muna besok, 27 Agustus 2024 jam delapan pagi,” tutupnya.
Penulis: Rixan Ardian







Komentar