Tujuh Kali WTP, Bukti Konawe Kepulauan Kian Matang Kelola Keuangan Daerah

Harianpublik.id,Konawe Kepulauan – Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe Kepulauan (Konkep) kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan berintegritas melalui raihan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ketujuh kalinya secara berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI) perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra).

Capaian tersebut menjadi penanda penting atas semakin matangnya sistem pengelolaan keuangan daerah di Kabupaten Konawe Kepulauan. Di tengah tuntutan transparansi publik yang semakin tinggi, Pemda Konkep dinilai mampu menjaga konsistensi dalam membangun birokrasi yang tertib, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Raihan opini tertinggi dari BPK itu tidak hadir dalam ruang yang instan. Ia lahir dari proses panjang pembenahan tata kelola, penguatan pengawasan internal, serta disiplin administrasi yang terus dijaga di seluruh organisasi perangkat daerah. Konsistensi inilah yang kemudian menjadikan WTP bukan sekadar capaian simbolik, tetapi refleksi dari kualitas tata kelola pemerintahan yang semakin kokoh.

Di bawah kepemimpinan Bupati Rifqi Saifullah Razak, ST bersama Wakilnya Muhamad Farid, semangat reformasi birokrasi terus diarahkan pada terciptanya pemerintahan yang efektif, transparan, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Pengelolaan anggaran tidak lagi dipandang semata sebagai proses administratif, melainkan instrumen strategis untuk memastikan pembangunan berjalan tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi publik.

Bupati menyampaikan bahwa keberhasilan mempertahankan WTP ketujuh merupakan hasil dari kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah yang terus menjaga komitmen terhadap integritas dan profesionalisme.

“Capaian ini adalah amanah yang harus dijaga bersama. WTP bukan hanya tentang laporan keuangan, tetapi tentang bagaimana pemerintah membangun kepercayaan publik melalui tata kelola yang baik dan bertanggungjawab,” ujarnya, pada Senin (25/5/2026).

Selanjutnya, orang nomor satu di Pulau Wawonii itu memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah daerah yang telah bekerja keras menjaga kualitas tata kelola keuangan daerah hingga kembali meraih opini WTP atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD).

“Pada kesempatan yang penuh rasa syukur ini, saya atas nama pribadi dan pimpinan daerah menyampaikan selamat dan sukses kepada seluruh jajaran. Ini merupakan capaian penting bagi daerah kita yang patut disyukuri bersama,” ucap Rifqi.

Menurut dia, keberhasilan mempertahankan opini WTP tidak terlepas dari komitmen, sinergi, dan kerja kolektif seluruh perangkat daerah dalam mewujudkan pengelolaan keuangan yang akuntabel dan transparan.

Meski demikian, mantan anggota DPRD Provinsi Sultra itu, mengingatkan seluruh aparatur pemerintah agar tidak terlena dengan prestasi yang telah diraih. Ia menilai tantangan pengelolaan keuangan daerah ke depan akan semakin kompleks seiring meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap transparansi dan akuntabilitas pemerintahan.

“Walaupun kita berhasil mempertahankan predikat WTP untuk ketujuh kalinya, kita tidak boleh berpuas diri. Tantangan ke depan akan semakin besar, sementara harapan masyarakat terhadap tata kelola pemerintahan yang baik terus meningkat,” tegasnya.

Lebih lanjut Bupati muda itu, menekankan bahwa capaian WTP harus sejalan dengan peningkatan kualitas pelayanan publik yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu, ia mengajak seluruh OPD untuk terus memperkuat sinergi, menjaga integritas, dan menolak segala bentuk penyimpangan dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.

“Mari jadikan momentum ini untuk memperkokoh komitmen bersama dalam menyajikan pertanggungjawaban keuangan yang tidak hanya patuh terhadap aturan, tetapi juga benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” pungkasnya

Tujuh kali berturut-turut meraih opini WTP sekaligus memperlihatkan bahwa fondasi birokrasi di Kabupaten Konawe Kepulauan semakin kuat dan matang. Keberhasilan tersebut menjadi modal penting dalam memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus mendorong terciptanya iklim pemerintahan yang sehat dan berdaya saing.

Dengan capaian itu, Pemda Konkep tidak hanya mempertahankan prestasi administratif, tetapi juga menegaskan arah pembangunan daerah yang bertumpu pada transparansi, kualitas pelayanan, dan tata kelola pemerintahan yang berkelas. (**)

Reporter: Rahmad

Komentar