Harianpublik.id,Muna – Usai rehat di momen Hari Raya Idul Adha 1444 H, La Ode Muhammad Ihsan Taufik Ridwan kembali melanjutkan sosialisasinya dengan menemui masyarakat di desa desa yang belum dikunjunginya. Tujuannya adalah untuk bersilaturahmi dan menyerap langsung setiap aspirasi dari masyarakat.
Kali ini, Putra Mantan Bupati Muna dua periode itu, hadir di Desa Rangka dan Desa Kontumere yang berada di Kecamatan Kabawo, pada Jumat (7/7/2023).
Pasalnya, masyarakat di dua desa itu menaruh harapan besar Bakal Calon Bupati Muna yang nantinya akan bertarung dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024 mendatang.
Harapan itu disampaikan salah satu warga Desa Rangka yang hadir dalam sosialisasi tersebut. Dia mengungkapkan keinginan yang menjadi keluhan di desa mereka. Kata dia, warga membutuhkan penampungan air bersih berupa embung atau bak besar sebagai sumber pengairan lahan pertanian.
Selain itu, masyarakat juga menginginkan revitalisasi lahan sawah yang menurut warga desa memiliki potensi kurang lebih 50 hektar, agar dapat dipakai semua.
“Kami juga memerlukan mesin pompa air guna mendukung pengairan lahan pertanian,” ujarnya.
Tak sampai disitu saja, dengan mayoritas 95 persen masyarakat desa adalah petani, maka dibutuhkan traktor/jonder untuk mengolah lahan kering maupun basah sehingga dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan warga.
“Kalau untuk di sektor pertanian khususnya jagung kuning, warga mengharapkan adanya bantuan atau distribusi pupuk sebagai upaya peningkatan produksi pertanian,” katanya.
Lanjutnya, sementara untuk infrastruktur, warga menginginkan ada pengaspalan jalan usaha tani kurang lebih 6 km menuju produksi persawahan. Tidak itu saja, mereka juga berharap drainase lokal desa sebagai uapaya penanggulangan genangan air.
“Kami jaga berharap ada program bedah rumah, gedung majelis ta’lim serta jaringan telekomunikasi ditingkatkan,” harapnya.
Senada dengan itu Warga Desa Kontumere yang menginginkan adanya peningkatan/pengaspalan jalan lingkar desa sebagai penghubung antar desa sekecamatan kurang lebih 7 km.
“Dan kami juga ingin penerangan jalan umum lingkungan desa. Serta jalan usaha tani dari Labaluba menuju Kasaka,” singkatnya. (**)
Penulis: Rixan Ardian













Komentar