Harianpublik.id,Suka Makmue – Seleksi Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) ke III Tingkat Kabupaten Nagan Raya tahun 2023 mulai bergulir setelah dibuka secara resmi oleh Pj Bupati Nagan Raya diwakili Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Sumber Daya Manusia, Samsuar di Aula Dinas Syari’at Islam, pada Sabtu (17/6/2023).
MQK tahun ini diharapkan dapat melahirkan ulama yang ahli dalam bidang agama. “Harapannya agar pelaksanaan event MQK ini bukanlah sekedar mempertajamkan tradisi dan menghidupkan budaya keilmuan dikalangan para santri, namun kegiatan ini harus berdampak positif bagi para santri sedini mungkin mempersiapkan diri menjadi ulama dan ahli ilmu agama,” harap Samsuar.
Dalam kesempatan itu, dia mengucapkan selamat mengikuti seleksi kepada seluruh peserta MQK Tingkat Kabupaten Nagan Raya. Siapapun yang terpilih dalam seleksi adalah yang terbaik dan bisa mengharumkan nama Kabupaten Nagan Raya di event MQK Tingkat Provinsi Aceh di Banda Aceh nantinya.
“Kamj juga mengajak kepada segenap panitia atau pendamping supaya adanya perhatian dan pengawasan yang serius, agar anak-anak semangat dalam berjuang supaya terwujud apa yang kita harapkan,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana yang juga Kadis Syari’at Islam Kabupaten Nagan Raya, H Wahidin, menjelaskan bahwa kegiatan itu dilaksanakan berdasarkan Surat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh Nomor B-1814/KW. 01.1/PP.00.7/04/2023 tanggal 28 April 2023 yang disampaikan kepada Pj Gubernur Aceh dan tembusannya turut disampaikan kepada Dinas Pendidikan Dayah Aceh perihal Pemberitahuan Pelaksanaan MQK Tingkat Nasional ke VII tahun 2023.
“Tujuan MQK adalah untuk mendorong dan meningkatkan kecintaan para santri pada kitab-kitab rujukan berbahasa Arab (Kutub At-Turats) serta meningkatkan kemampuan santri dalam melakukan kajian dan pendalaman ilmu-ilmu agama Islam dari sumber-sumber kitab berbahasa Arab,” jelasnya.
Lanjut Wahidin, MQK Tingkat Kabupaten Nagan Raya tahun 2023 ini hanya menyelenggarakan satu marhalah (tingkat), yaitu marhalah wustha (tingkat sekolah menengah pertama).
Adapun bidang yang dimusabaqahkan, tambah Wahidin, yaitu bidang nahwu, akhlak, tafsir, ushul fiqh dan tauhid. Sedangkan peserta yang telah terdaftar dan ikut dalam seleksi ini sebanyak 20 orang yang terdiri dari 9 laki-laki dan 11 perempuan.
“Semua peserta adalah putra-putri Nagan Raya yang berasal dari dayah-dayah yang telah mendapat izin operasional dari Kementerian Agama,” pungkasnya. (**)
Penulis: Helman













Komentar