Harianpublik,Bombana – Bupati Bombana Burhanuddin, kembali menjadi sorotan publik setelah fotonya viral mengenakan jam tangan mewah merek Rolex berwarna silver saat mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) pada 15 Agustus 2025 lalu.
Jam tangan yang disebut-sebut bernilai hampir Rp1 miliar itu menuai perdebatan di kalangan warganet. Menanggapi hal tersebut, Burhanuddin memberi klarifikasi dengan menyebut jam tangan yang dipakainya bukan barang asli, melainkan produk KW yang ia beli di Pasar Mangga Dua, Jakarta.
“Itu KW, saya beli di Pasar Mangga Dua Jakarta setelah pulang umrah beberapa bulan lalu. Harganya Rp1,9 juta. Saya tidak mampu beli yang asli,” kata Burhanuddin di Kendari, pada Selasa (26/8/2025).
Klarifikasi serupa juga pernah disampaikan Burhanuddin pada tahun 2023 lalu. Saat itu, ia dan istrinya disorot karena menggunakan tas branded. Burhanuddin menegaskan tas tersebut bukan barang mewah asli, melainkan produk KW dengan harga sekitar Rp3 juta.
“Mangga Dua dan saya kasih tau tempatnya ada, itu KW semua. Jadi masa kita ndak bisa pakai KW,” ujarnya.
Sementara itu, Mangga Dua merupakan kawasan perdagangan di Jakarta Utara, sejak 1990-an dikenal sebagai pusat grosir terbesar di ibu kota. Kawasan ini dipadati pusat perbelanjaan seperti ITC Mangga Dua, Pasar Pagi Mangga Dua, hingga Harco Mangga Dua.
Selain menjadi destinasi belanja populer, Mangga Dua sudah lama identik dengan barang KW atau tiruan. Mulai dari tas branded, jam tangan, pakaian, hingga aksesori banyak dijual dengan harga lebih murah dibanding produk asli. Reputasi inilah yang membuat Mangga Dua kerap jadi pilihan masyarakat dari berbagai kalangan yang mencari barang fesyen terjangkau.
Meski Burhanuddin sudah menjelaskan bahwa barang-barang yang ia pakai hanyalah KW, perdebatan di tengah masyarakat tetap muncul. Sebagian pihak menilai keterbukaannya wajar dan justru menunjukkan kejujuran, sebab penggunaan barang tiruan memang bukan hal baru di kalangan masyarakat umum.
Namun, sebagian lain tetap menilai simbol kemewahan, meski hanya barang KW, tidak patut dipertontonkan oleh seorang pejabat publik. Apalagi, jam tangan yang dikenakan Burhanuddin sangat mirip dengan model Rolex GMT-Master II 126729VTNR, produk asli yang dibanderol lebih dari Rp800 juta.
Di balik klarifikasi tersebut, masih ada pertanyaan yang menggantung di publik: apakah benar barang yang dipakai Burhanuddin hanya KW, ataukah pernyataan itu sekadar upaya untuk mengurangi spekulasi?
Isu gaya hidup sang bupati pun terus menjadi bahan perbincangan. Pada akhirnya, masyarakat menunggu sikap konsisten Burhanuddin, apakah benar memilih kesederhanaan atau justru sekadar menghindari sorotan negatif. (**)
Penulis: Ismi Azizah







Komentar