Wabup Bombana Buka Pesantren Ramadan SIT Al-Izzah, Tanamkan Nilai Akhlak di Tengah Tantangan Era Digital

Harianpublik.id,Bombana – Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, S.Pd., M.Si. secara resmi membuka kegiatan Pesantren Ramadan yang diselenggarakan oleh Sekolah Islam Terpadu (SIT) Al-Izzah Bombana, pada Senin (9/3/2026). Kegiatan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama tersebut menjadi momentum penting dalam menanamkan nilai-nilai akhlak dan keagamaan bagi generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Kegiatan yang digelar oleh Yayasan Al-Izzah Bombana ini diikuti oleh para peserta didik, guru, serta pengurus yayasan. Suasana kebersamaan dan kekhidmatan terasa sejak awal acara hingga menjelang waktu berbuka puasa.

Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan bantuan secara simbolis kepada anak yatim dan dhuafa. Sebanyak empat bingkisan diberikan kepada empat orang anak penerima sebagai bentuk kepedulian sosial dan semangat berbagi di bulan suci Ramadan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani menyampaikan apresiasi terhadap peran SIT Al-Izzah dalam membangun pendidikan berbasis karakter dan nilai-nilai keislaman di Kabupaten Bombana. Menurutnya, lembaga pendidikan seperti Al-Izzah memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik.

“Walaupun dari awal berjalan dengan berbagai tantangan, saya yakin dan percaya ke depan Al-Izzah akan menjadi sekolah yang besar dan menjadi salah satu corong pendidikan agama di Kabupaten Bombana,” ujar Ahmad Yani.

Ia juga menyoroti tantangan yang dihadapi generasi muda di era digital saat ini, di mana penggunaan telepon genggam dan media sosial sering kali menyita waktu anak-anak setelah pulang sekolah. Karena itu, menurutnya, kegiatan pendidikan yang mampu mengarahkan aktivitas siswa ke hal-hal positif sangat penting untuk membentuk karakter mereka.

“Kalau anak-anak pulang sekolah sejak siang sampai malam, seringkali waktunya habis bermain handphone. Karena itu, kegiatan pendidikan yang membina mereka hingga sore hari seperti di Al-Izzah menjadi sangat baik untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang lebih bermanfaat,” jelasnya.

Melalui kegiatan Pesantren Ramadan ini, ia berharap para peserta didik dapat memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan untuk memperdalam ilmu agama, meningkatkan kedisiplinan, serta memperkuat nilai-nilai akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

Pesantren Ramadan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi juga menjadi sarana pembinaan spiritual yang mampu membentuk karakter generasi muda Bombana agar tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. (**)

Reporter: Ismi Azizah 

Komentar